Begini Skema Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Makassar

Cegah Covid-19

Begini Skema Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Makassar
Foto ilustrasi. Pelaksanaan Salat Berjemaah di Masjid Al Markaz Makassar. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, mengizinkan pelaksanaan Salat Idul Fitri di berbagai tempat umum, tapi dengan sejumlah skema dan aturan yang ditetapkan Wali Kota, Moh. Ramdhan Pomanto. 


Danny sapaan Ramdhan Pomanto menyebutkan, skema dan aturan Salat Id di Makassar untuk mencegah terjadinya kerumunan yang bisa memicu penularan Covid-19. 


Demi mencegah terjadinya kerumunan jemaah, kata Danny, Salat Id akan dilakukan berdasarkan per wilayah berdasarkan titik masjid di Kota Daeng. 


"Kita sepakat untuk mengurai kerumunan, yang bisa timbul akibat pelaksanaan Salat Id di seluruh kota Makassar. Jenis penguraiannya sesuai RW, dan berdasarkan titik masjid," kata Danny di Balai Kota Makassar, Kamis (6/5/2021). 


Danny akan memberikan berbagai pilihan pada masing-masing RW untuk persiapan Salat Id. Pilihannya adalah salat di masjid, di ruang terbuka seperti lapangan atau jalanan setempat dan masjid sekaligus pekarangan dan jalannya. 


"Kami menetapkan tiga alternatif dari penguraian ini. Pertama, memilih ruang terbuka di RW-nya masing-masing, apakah lapangan, maupun jalanan. Kedua, adalah membuka ruang terbuka, dan juga membuka masjid setempat. Ini untuk RW yang penduduknya besar sekali," terangnya


Jika terdapat RW yang terkendala kondisi, maka dibolehkan untuk menyesuaikan. Lebih lanjut, jika masing-masing RW terkendala tidak tak adanya Khatib, maka Pemkot Makassar akan mencarikan solusi. 


"Tiga alternatif ini kita serahkan ke masing-masing RW untuk memilih sesuai kondisinya masing-masing. Kondisi kekurangan misalnya khotib atau imam, itu akan segera di monitoring, untuk dicarikan jalan keluarnya," tandas Danny.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B