Skip to main content

Bawaslu Ingatkan Bupati Torut Segara Lantik Kadis Dukcapil

fbn
Ketua Bawaslu Toraja Utara, Andarias Duma (Kabar.News/Febriani) 

KABAR.NEWS, Rantepao - Tahapan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan segera dilaksanakan setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) terbentuk di setiap kelurahan/desa.


Salah satu dinas yang bersentuhan langsung dengan masalah DPS adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang dianggap sangat penting untuk bersinergi dengan KPU sebagai penyelenggara pilkada. 


Namun di kabupaten Toraja Utara sebagai salah satu kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak tahun 2020 ini, hingga saat ini kepala dinas Dukcapil belum defenitif masih pelaksana tugas (plt). Oleh karena itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Toraja Utara kembali mengingatkan bupati Torut untuk segera mendefenitifkan kadis dukcapil. 


Ketua Bawaslu Torut, Andarias Duma mengatakan bahwa Bawaslu terus mengingatkan Bupati Toraja Utara untuk segera mengisi kepala dinas dukcapil. Bahkan dari tahun 2019 lalu telah disurati dan bahkan diingatkan secara lisan, namun hingga saat ini belum juga diisi.


Andarias menyebutkan batas waktu petahana untuk melakukan mutasi sudah lewat sehingga untuk melantik kadis Dukcapil Torut harus melalui ijin dari Depdagri, sesuai aturan UU pilkada nomor 10 tahun 2016 khususnya pada pasal 71 ayat 2. Dan bila hal ini tidak diindahkan maka petahana akan diberikan sanksi pembatalan pencalonan atau didiskualifikasi dari pencalonannya. 


"Kami terus mengingatkan bupati Torut untuk segera mendefenitifkan kepala dinas dukcapil Torut, mengingat sesuai tahapan dalam waktu dekat akan dilakukan penyusunan DPS," tegas Andarias kepada KABAR.NEWS, Selasa (25/02/2020) siang.


Ditambahkan Andarias bahwa di samping itu Bawaslu Torut juga pro aktif mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemkab Torut pada setiap kegiatan musrembang agar ASN terus menjaga netralitas dalam pilkada ini. 


"Kami pro aktif untuk bersosialisasi tentang netralitas ASN dengan memanfaatkan musrembang dan bahkan kami gencar bersosialisi kepada masyarakat pada setiap momen dan bahkan bersurat ke gereja-gereja atau mesjid yang ada di Torut tentang larangan dalam pilkada termasuk himbauan untuk menjauhi money politik yang dapat merusak daerah kita ini," kunci Andarias. 


Penulis: Febriani/B

 

loading...