Skip to main content

Bawa 4 Bom Molotov Saat Penertiban Stadion, Irfan Ditetapkan Tersangka

fdg
Massa saat melemparkan bom molotov ke arah petugas gabungan. (Kabar.News/Irvan)

KABAR.NEWS, Makassar- Pelaku yang bawa bom molotov saat ricuh penertiban Stadion Mattoanging (Andi Mattalatta), ditetapkan sebagai tersangka. Bom molotov yang dibawanya diduga sudah dipersiapkan sebelum penertiban dilakukan.


Muhammad Irfan (33) warga Nusa Indah, Kecamatan Mariso, Kota Makassar bahkan membawa empat bom molotov ke lokasi penertiban. Satu diantaranya sempat digunakan dan dilemparkan ke petugas kepolisian dan Satpol PP.


"Barang bukti yang kita amankan ada empat botol molotov diduga berisi cairan pertalite, tadi satu sudah dilempar, kena tameng tadi,"jelas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko kepada wartawan di sekitaran Stadion Mattoanging, Rabu (15/1/2020).


Diketahui pelaku diamankan oleh pihak kepolisian saat bentrok di gerbang samping gedung TVRI. Kericuhan tersebut dipicu karena Pemprov Sulsel melakukan penertiban Stadion Andi Mattalatta.


"Iya sudah ditetapkan tersangkalah, karna dia (pelaku) tertangkap tangan," jelas perwira dua bunga ini.


Baca juga: Penertiban Stadion Mattoanging, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Bom Molotov


Penertiban dilakukan karena Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) masih berkantor di Mattoanging.Penertiban sendiri dilakukan berdasarkan surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Nomor 032/02.28/Satpol PP terkait penertiban aset lahan milik Pemprov Sulsel.


Surat ditujukan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala PLN Sulselbar, Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemprov Sulsel.


Karena situasi memanas, penertiban pun ditunda hari ini. Pihak Polrestabes Makassar berencana mempertemukan pihak Pemprov Sulsel dan YOSS untuk mennyelesaikan masalah tersebut.


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

loading...