Baru 900 Nakes di Jeneponto Divaksin Covid-19 Tahap Pertama

Target Dinkes Jeneponto 1800 nakes mendapatkan vaksin Covid-19.

Baru 900 Nakes di Jeneponto Divaksin Covid-19 Tahap Pertama
Kabid P2P Dinkes Jeneponto, Suryaningrat. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Proses vaksinasi terhadap tenaga kesehatan di Jeneponto pada tahap pertama baru mencapai 900 orang. Padahal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto menargetkan 1800 nakes yang menerima vaksin Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jeneponto, Suryaningrat mengatakan pihaknya menargetkan 1800 nakes disuntik vaksin Covid-19. Kendati demikian, baru 900 nakes yang sudah menjalani vaksinasi tahap pertama. 

"Hanya karena ada yang ditunda dan batal, inilah yang menyebabkan sehingga capaian kami baru 900 lebih yang berhasil kita vaksin di dosis pertama," ujarnya kepada KABAR.NEWS, Senin (15/2/2021).

Sejatinya, Nigrat mengaku akan terus berupaya untuk menyasar para nakes sempat ditunda untuk divaksin. Nigrat mengaku nakes yang batal divaksin karena memiliki gejala penyakit yang sangat bertentangan dengan vaksin.

"Yang batal memang karena dia memiliki penyakit yang memang minum obatnya secara rutin. Tidak bisa sama sekali," pungkasnya.

Sebelumnya, Dinkes Jeneponto menunda vaksinasi tahap kedua pada Senin (15/2/2021). Ia mengatakan vaksinasi tahap kedua akan dilakukan Selasa, (16/2/2021). 

"Hari ini, Senin, (15/2/2021) sesuai jadwal sebelumnya akan dilaksanakan vaksinasi dosis kedua. Tapi karena sesuatu hal, sehingga kami undur ke hari esok, Selasa (16/2/2021)," ujarnya saat ditemui KABAR.NEWS di ruang kerjanya.

Meski demikian, batas waktu untuk dosis pertama tidak berpengaruh jika lewat dari 14 hari. Nigrat mengatakan, dosis kedua ini menyasar sedikitnya 25 orang yang sebelumnya telah direncanakan.

"Terpenting waktu pelaksanaanya tidak kurang dari 14 hari. Boleh lebih dari 14 hari. Vaksinasi dosis kedua ini, untuk pencanangan sesuai orang-orang yang kita vaksin sebanyak 25 orang," ungkapnya.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan akan diberikan dosis kedua sesuai dengan jumlahnya.  

"Untuk nakes, di sesuai dengan jumlah tenaga kesehatan yang sudah kita berikan vaksin tahap pertama juga. Jadi semua orang yang kita berikan vaksin tahap pertama itu sama jumlahnya dengan dosis kedua," pungkasnya.

Penulis: Akbar Razak/B