Bank Indonesia akui Bantaeng Daerah Paling Siap Investasi

Terkhusus di Sulsel

Bank Indonesia akui Bantaeng Daerah Paling Siap Investasi
Perwakilan Bantaeng menerima penghargaan dari Bank Indonesia pada kegiatan Capacity Building, South Sulawesi Investment Challenge 2021 di Kota Makassar, Rabu (30/6/2021). (Foto: Istimewa)












KABAR.NEWS, Makassar - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar Capacity Building, South Sulawesi Investment Challenge 2021 di Kota Makassar, Rabu (30/6/2021). Kegiatan ini digelar dengan menghadirkan profil investasi di 24 kabupaten yang ada di Sulsel. 


Dalam investment challenge itu, Kabupaten Bantaeng meraih penghargaan terbaik pertama. Daerah berjarak 120 kilometer dari Kota Makasar ini disebut sebagai daerah terbaik dengan iklim investasi yang sehat dan paling siap. 


Penghargaan itu diserahkan oleh Kepala BI Perwakilan Sulsel, Budi Hanoto, kepada Direktur PT Bantaeng Sinergi Cemerlang (Perseroda), Tony Pahlevy. Penyerahan penghargaan itu disaksikan oleh Kadis PTSP Provinsi Sulsel, Jayadi Nas. 


Tony Pahlevi mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Bantaeng melalui PT Basic (Perseroda) atas kesiapan daerah untuk menerima investasi. 


"Dengan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) kita dianggap sebagai daerah dengan iklim investasi yang sehat dan paling siap menerima investasi di Sulsel," kata Tony dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6/2021).


Dia menambahkan, Investment Challenge ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 28 sampai 30 Juni 2021. Pada masa itu, setiap daerah diundang untuk memberikan prospek bisnis dan peluang investasi di masing-masing daerah. 

"Tim jurinya itu dari perwakilan Bank Indonesia (BI) dengan Dinas PTSP Sulsel. Kita menjadi daerah terbaik sebagai kawasan yang akan dipromosikan," jelas dia.


Dia menambahkan, setelah Investment Challenge ini, pihak BI dan Dinas PTSP Sulsel akan ikut membantu memasarkan peluang investasi di KIBA ke sejumlah calon investor di luar negeri. 


"Kita menjadi daerah yang terbaik setelah Bantaeng ada Barru, Jeneponto, Luwu Utara dan Enrekang," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/C