Banjir, BPBD Makassar Evakuasi Warga di Toa Daeng

BPBD Makassar mendata hanya di Toa Daeng dan Kodam III daerah terparah akibat banjir.

Banjir, BPBD Makassar Evakuasi Warga di Toa Daeng
Air di Waduk Antang meluap akibat curah hujan tinggi terjadi di Makassar. (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)












KABAR.NEWS, Makassar - Hujan deras terus terjadi di Kota Makassar sejak Selasa (9/3/2021). Akibatnya beberapa wilayah terendam banjir. Bahkan saat ini air sudah sampai lutut orang dewasa.

Kepala BPBD Kota Makassar Muhammad Rusli mengatakan meski beberapa wilayah telah melaporkan banjir. Namun baru warga Toa Daeng Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala yang minta dievakuasi ke tempat lebih aman. 

"Di Toa Daeng itu sudah ada masyarakatnya yang minta dievakuasi ke masjid, karena ketinggian air di atas lutut," kata Muhammad Rusli saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telepon, Rabu (10/3/2021).

Rusli mengaku selain di Jalan Toa Daeng, wilayah terbilang parah terdampak banjir adalah wilayah Biringkanaya. Meski begitu ia mengaku wilayah tersebut masih aman dan kendaraan masih bisa melintas.

"Perumahan Kodam III Paccerakkang ketinggian air tadi saya lewat masih setinggi lutut, mobil masih bisa lewat," ucapnya. 

Rusli juga mengungkapkan, khusus di Perumnas Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala biasanya menjadi wilayah yang juga terbilang cukup parah saat terjadi banjir. Kondisinya saat ini terbilang normal. 

"Terus Blok 8, Blok 10 Antang, Manggala dalam kondisi normal. Di mana yang biasanya wilayah di sana yang duluan banjir ternyata tadi saya lewat kondisinya normal," tuturnya. 

Saat ditanya apakah Kota Makassar saat ini dikepung banjir, Rusli mengaku bahwa saat ini pihaknya baru mencatat baru dua kecamatan terbilang parah akibat intensitas hujan tinggi.

"Tidak. Hanya di dua tempat ini. Kodam III Katimbang dan Toa Daeng," tandasnya.

Penulis: Darsil Yahya/B