Bangganya Pelaku Pengeroyokan Menikah di Kantor Polisi

- Di Mapolsek Panakkukang Makassar

Bangganya Pelaku Pengeroyokan Menikah di Kantor Polisi
Prosesi pernikahan Wahyudi yang disaksikan sebagian keluarga dan aparat kepolisian di Polsek Panakkukang Makassar. (KABAR.NEWS/Reza)






KABAR.NEWS, Makassar - Hari Rabu, 20 Januari 2021 menjadi momen paling bahagia bagi dua sejoli yakni Wahyudi (19) dan Lisnawati Asis (19). Pasangan kekasih yang sudah mengarungi kisah cintanya selama 2 tahun itu kini resmi menjadi pasangan suami-istri.

Tapi uniknya, kedua pasangan yang menjalin kasih sejak dibangku SMA itu melangsungkan prosesi pernikahan di markas polisi. Wahyudi dan Lisnawati melangsungkan akad nikah di Musollah Mapolsek Panakkukang, Rabu pagi.


Prosesi pernikahan tersebut berlangsung singkat dilakukan untuk menghidari potensi penyebaran Covid-19. Terlihat, mempelai perempuan hanya diwakili beberapa orang keluarganya dan sejumlah petugas kepolisian bertindak sebagai saksi pernikahan.


"Yang bersangkutan pelaku pengeroyokan ditangkap kurang lebih lima hari lalu. Sudah minta izin jauh hari sebelum hari pernikahannya," kata Panit 2 Reskrim Polsek Panakkukang, Ipda Abdul Rahman kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu siang.


Sebagaimana diketahui, Wahyudi ditangkap sejak Rabu (13/1/2021) lalu. Wahyudi bersama empat rekannya pernah terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pencurian di Jalan Urip Sumoharjo, tepat di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu, 19 Desember 2020.


Saat ini semua tersangka masih ditahan di Mapolsek Panakkukang berikut barang bukti handphone milik korban. Penyidik menjerat mereka dengan Pasal 365 KUHPidana ayat 2, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.


Meski menikah di kantor polisi, Wahyudi mengaku bersyukur sekaligus bangga karena diizinkan menikah. Namun, di hari pertama menikah, dia dan istrinya kini harus terpisah.


"Tapi alhamudulillah bisa menikah biar di sini (kantor polisi) karena kan biasanya tidak bisa. Iya jadi ada rasa bangga tersendiri," ucap sembari tersenyum.


Penulis: Reza Rivaldy/A