Aturan Kegiatan Masyarakat di Kota Makassar Selama PPKM Level IV

Mulai berlaku hari ini

Aturan Kegiatan Masyarakat di Kota Makassar Selama PPKM Level IV
Ilustrasi pandemi Covid-19. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV resmi diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari ini, Senin (26/7/2021). Hal ini telah dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Makassar Nomor 943.01137/S.Edar/Kesbangp01/VII/202.


Namun berbeda dengan aturan sebelumnya, justru PPKM Level IV yang diterapkan memuat aturan pelonggaran pada sektor perekonomian. Seperti,  Pasar tradisional, pedagang dan usaha lainnya diizinkan buka dengan protokol Kesehatan secara ketat, dapat di buka sampai dengan pukul 21.00 WITA setelah protokol kesehatan 5 M dipenuhi. Untuk supermarket dan pasar swalayan dibatasi sampai Pukul 20.00 Wita.

Sementara pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum: warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, handsanitizer, dapat di buka sampai dengan pukul 22.00 WITA setelah protokol kesehatan 5 M dipenuhi.

Rumah makan dan kafe dengan skala kecil yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani makan di tempat/dinc in dengan kapasitas 25 persen (dua puluh lima persen) dan menerima makan dibawa pulang/delivery/take away dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Restoran/rumah makan, kafe dengan skala sedang dan besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine in).


Namun, untuk kegiatan di pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan ketentuan Prokes dan kapasitas yang telah diatur.


Sementara, untuk tempat ibadah tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah. Fasilitas umum ditutup sementara.


Lebih lanjut, pelaksanaan resepsi pernikahan pun juga ditiadakan  dan pelaksanaan kegiatan usaha Karaoke, Rumah Bernyanyi Keluarga, Club Malam, Diskotik, Live Music, Pijat/Refleksi, dan semacamnya termasuk sarana penunjang Tempat Hiburan yang ada di Hotel di tutup sampai status lokasi usaha di RT tersebut dinyatakan keluar dari PPRM Level 4.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B