Skip to main content

Asa PSIS Semarang, Curi Poin di Kandang PSM Makassar

PSIS Semarang
Pelatih Kepala PSIS Bambang Nurdiansyah didampingi perwakilan pemain Septian David Maulana dalam jumpa pers sebelum pertandingan di Makassar, Selasa (10/9/2019).

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Optimisme untuk membawa pulang poin menjadi misi PSIS Semarang dijamu PSM Makassar dalam laga lanjutan pekan ke 11 Liga 1 2019. Duel sengit papan tengah ini berlangsung di Stadion Mattoanging, Rabu (11/9/2019) besok. 

 

Pelatih kepala Bambang Nurdiansyah mengungkapkan kesiapan timnya untuk menghadapi tuan rumah. 

 

"Yang pasti PSIS datang siap untuk mencuri poin dan kita tau itu tidak gampang tetapi kita berusaha untuk merepotkan tim tuan rumah,” terangnya dalam jumpa pers sebelum pertandingan di Makassar, Selasa (10/9/2019).

 

Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar saat ini, boleh dibilang sedang berada dalam situasi yang cukup genting. Kondisi itu terjadi setelah empat pemain pilar utama memilih hengkang. 

 

Baca juga : Hadapi PSM, PSIS Siapkan Pencetak 11 Gol Timnas Palestina

 

Mereka adalah, Arthur Bonai, Kelvin Wopi, Silvio Escobar dan Shohei Matsunaga. Ditambah absennya Junior Marini sebagai ujung tombak karena cedera. 

 

Belum lagi merujuk pada statistik dalam enam pertandingan yang telah dilalui. PSIS sama sekali belum pernah mencicipi kemenangan. Kendati begitu, asa untuk memperbaiki keadaan menjadi pegangan dan modal utama timnya. 

 

 "Kita tau memang bahwa tidak mudah melawan PSM karena PSM adalah tim besar. Tapi kita sudah siap untuk menghadapi PSM besok dan dapat mencuri poin di sini," imbuh Septian David Maulana mendampingi pelatih. 

 

Di sisi lain, PSIS berupaya memanfaatkan tenaga tambahan. Pemain anyar Jonathan Cantillana, dipastikan Bambang bakal mengambil peran penting tim dalam pertandingan nanti. Apalagi, gelandang asal Chili itu telah didaftarkan secara resmi ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

 

"Jonathan sudah bisa main besok melawan PSM, tetapi tidak gampang kita tau mereka datang dan disaat schedule Liga 1 ini sangat padat. Dia (Jonathan) datang harus main langsung di putaran kedua dan harus beradaptasi," terangnya. 

 

(Ilwan Tirta/CP/B)

 

 

 

loading...