April, Disdikbud Jeneponto Mulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Disdikbud Jeneponto menyiapkan sistem pembelajaran tatap muka terbatas.

April, Disdikbud Jeneponto Mulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Kepala Disdikbud Jeneponto,Nur Alam Basri. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Setelah sekian lama menjalani kegiatan pembelajaran secara daring akibat pandemi Covid-19. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jeneponto akan membuka sekolah untuk pembelajaran tatap muka pada April 2021.

Kepala Disdikbud Jeneponto, Nur Alam Basri mengatakan kebijakan baru tersebut akan diberlakukan pada awal April 2021. Hal tersebut berdasarkan surat edaran (SE) Gubernur Sulsel.

"Kalau mengacu pada surat edaran Gubernur, belajar dari rumah itu sampai 1 April 2021. Tetapi mencermati ini persiapan ujian sekolah, maka kita sekarang mempersiapakan untuk pembelajaran tatap muka terbatas," ujarnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (16/3/2021).

Nur Alam Basri menjelaskan pembelajaran tatap muka terbatas yakni dengan membatasi jumlah siswa sampai 50 persen dari daya tampung kelas. Dia mengatakan, bahwa proses belajar daring hingga belajar secara daring diharap tetap dilakukan.

"Kita harapkan tetap lanjut, karena dimaksud efektif itu belum sepenuhnya seperti normal. Kita melihat terus perkembangan laporan perkembangan Covid-19 dari Satgas Covid-19 Jeneponto. Insya allah kalau kita terus melandai maka secara efektif kita akan uji coba 1 April nanti," terangnya.

Ditanya soal kesiapan untuk menyambut sekolah tatap muka, pihaknya telah menyiapkan secara matang. Pihaknya juga akan terus memantau laju penyebaran Covid-19 di daerah.

"Kelas sekarang sudah 50 persen bangku. Daftar periksa yang dimaksud itu, ada air mengalir, ada hand sanitizer, ada masker, guru harus pakai pensil. Itu semua harus terpenuhi untuk bisa tatap muka terbatas, sebelum efektif 1 April," pintanya.

Kata dia, bahwa sekolah tatap muka tersbebut akan diberlakukan mulai tingkat SD sampai SMP. Meski demikian, pelaksanaan tersebut juga menunggu surat edaran dari Bupati Jeneponnto. 

"Semua sekolah mempersiapkan itu, sampai kita tunggu surat edaran dari Bupati Jeneponto secara pastinya yah," ucapnya.

Penulis: Akbar Razak/B