Antisipasi Penyalahgunaan, Pemkot Makassar Lakukan Pemeriksaan Randis  

BPKAD Makassar baru menerima 66 kendaraan dinas untuk dilakukan pemeriksaan.

Antisipasi Penyalahgunaan, Pemkot Makassar Lakukan Pemeriksaan Randis  
BPKAD Makassar melakukan pemeriksaan kendaraan dinas Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi, Rabu (24/2/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Fitria Nugrah Madani)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemeriksaan Kendaraan Dinas (Randis) roda empat kembali dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi dan kebaradaan randis tepat sasaran.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rachmat Azis mengatakan pemeriksaan randis menargetkan seluruh SKPD yang berjumlah 51. Namun untuk hari ini, baru satu SKPD dilakukan pemeriksaan, yaitu sekertariat daerah.

"Kegiatan kami hari ini, ada kaitannya dengan ketertiban, targetnya itu kendaraan dinas diseluruh SKPD. Untuk tahap pertama, baru sekretariat daerah yang kita lakukan pengumpulan atas kendaraan sekaligus pengecekan" ujar Rachmat kepada KABAR.NEWS di Lapangan Karebosi, Rabu (24/2/2021). 

Berdasarkan data, terdapat 301 unit kendaraan roda 4 akan diperiksa. Namun, sampai saat ini baru 66 randis yang datang.

"Ini hanya cek langsung dan itu juga akan berlaku untuk SKPD lainnya," kata dia.

Rachmat menerangkan bahwa pemeriksaan berupa cek fisik, kelayakan penggunaan, kesesuaian nomor kendaraan dinas, dan STNK-nya. Ia mengaku hal tersebut guna mencari randis sudah tidak layak.

"Karena ada kemungkinan besar ada yang sudah tidak layak lagi, terutama terkait dengan kendaraan dinas jabatan," kata dia.

Lebih lanjut, pemeriksaan peruntukan randis juga akan dilakukan untuk penertiban. Ia mencontohkan, pejabat eselon II lingkup Pemkot Makassar yang masih menggunakan randis untuk eselon III. 

"Juga terkait peruntukan sesuai jabatan. Semisal ada kendaraan jabatan khusus eselon II, tapi menggunakan kendaraan untuk eselon III, atau sebaliknya. Itu yang juga mau kita tertibkan," paparnya.

Bahkan Rachmat mengakui terdapat beberapa randis yang masih dikuasai oleh pihak ketiga. Diantaranya sebut Rachmat, terdapat 338 kendaraan roda 4 dan 2. 

"Itulah, hari ini kita melakukan penertiban kembali. Masih ada beberapa kendaraan kita yang diluar dari tugas fungsinya, artinya dikuasai pihak lain. Dalam hal ini, pejabat atau pegawai PNS yang masa jabatan non-aktif atau pensiunlah, yang jelas kami sudah lakukan deteksi terkait itu, dan upaya penarikan akan kita lakukan sampai hari ini," ucapnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B