Skip to main content

Antisipasi Kampanye di medsos Saat Masa Tenang Pemilu, Kemkominfo Undang Perusahaan Media Sosial

Facebook
Ilustrasi.


KABAR.NEWS, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan mengundang sejumlah perusahaan media sosial (medsos) yang berkantor di Indonesia untuk membahas terkait masa tenang Pemilu 2019. 


Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Smeuel Abijani Pengerapan mengaku hal tersebut dilakukan oleh pihaknya untuk memberikan jaminan masa tenang Pemilu agar tidak ada kampanye melalui medsos seperti Facebook, Twitter, dan perusahaan medsos lainnya.


Baca Juga:

 


"Kita akan mengundang platform media sosial untuk membahas bagaimana teknisnya masa tenang di media sosial Senin depan. Pertemuannya akan dilakukan di gedung Kementerian Kominfo," ujar Semuel dikutip dari detikcom, Jumat (22/3/2019).

Semuel mengungkapkan bahwa informasi tersebut telah disampaikan kepada seluruh platform media sosial yang beroperasi di Indonesia.


Pada kesempatan yang sama, Kominfo juga mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk memberikan "pencerahan" kepada media sosial terkait masa tenang ini.


"Ya, masa tenang dilakukan di media konvensional saja, sedangkan di media sosial tidak, nanti ada yang iri," ungkapnya.


Sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 17 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 akan berlangsung serentak dengan pemilihan calon presiden dan calon legislatif pada 17 April 2019.


Adapun sebelum pencoblosan, dilakukan masa tenang yang berlangsung pada 14-16 April 2019.
 

 

loading...