Anggota DPRD Sulsel Dapil Gowa Didesak Perjuangkan Perbaikan Jalan Rusak Sapaya-Malakaji

*Desakand dari Aliansi Pemuda Dataran Tinggi Gowa

Anggota DPRD Sulsel Dapil Gowa Didesak Perjuangkan Perbaikan Jalan Rusak Sapaya-Malakaji
Kondisi ruas jalan provinsi di Sapaya-Malakaji, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (IST/HO)






KABAR.NEWS, Gowa - Masih banyak ruas jalan yang rusak berat di Kabupaten Gowa hingga saat ini belum tersentuh kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel). 


Tak hanya di Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, yang rusak berlubang, di wilayah dataran tinggi Gowa ada puluhan kilometer jalan kondisinya rusak parah. Satu di antaranya adalah jalan poros Sapaya-Malakaji.


Kerusakan jalan di Sapaya sampai Malakaji disuarakan oleh Aliansi Pemuda Dataran Tinggi Gowa. Mereka mendesak sembilan anggota DPRD Sulsel yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Gowa-Takalar untuk mengaspirasikan masalah ini ke pemerintah.


"Kami selaku pemuda menyampaikan keluh kesah dari masyarakat di dataran tinggi Gowa kepada Pemprov dan DPRD Sulsel untuk bisa menyikapi dan mencari solusi agar bagaimana jalan ini cepat dianggarkan dan dikerja," kata Jenderal Lapangan Aliansi Pemuda Dataran Tinggi Gowa, Razak Usman, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/2/2022).


Menurut Razak, kondisi jalan di Sapaya-Malakaji tak ubahnya kubangan kerbau jika musim penghujan tiba. Saat bumi sedang panas-panasnya, ruas jalan tersebut jadi penyumbang debuh.


Titik terparah kerusakan tersebut dimulai dari Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya dan Desa Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu sampai Kelurahan Sapaya.


Razak menegaskan jalan poros Sapaya-Malakaji sangat strategis karena sebagai penghubung 4 kecamatan yaitu Bungaya, Biringbulu, Bontolempangan dan Tompobulu. Bahkan jalan ini tembus ke Kabupaten Jeneponto.


"Selain itu, jalan Sapaya-Malakaji juga menjadi jalur utama distribus hasil pertanian masyarakat. Kalau jalan ini diperbaiki, masyarakat lancar untuk membawa dagangannya ke Sungguminasa dan Makassar karena sebagian besar punya usaha sayur-sayuran," kata Razak.


Meski dalam kondisi mengkhawatirkan, hingga saat ini belum ada satupun perwakilan Gowa di DPRD Sulsel yang menyuarakan pengaspalan jalan tersebut. Padahal, masyarakat sudah sering menyampaikan kepada anggota dewan dalam forum Musrenbang agar infrastruktur di wilayah mereka turut diperhatikan.


Maka dari itu, aliansi meminta sembilan anggota DPRD Sulsel dari dapil Gowa-Takalar untuk memperjuangkan perbaikan jalan Sapaya-Malakaji. Dia menegaskan kembali akan menduduki kantor pemerintah jika aspirasi mereka tidak ditindak lanjuti.


"Kami menantang anggota DPRD Sulsel yang berdomisili Gowa agar bagaimana mampu memperhatikan dan mendengarkan keluh kesah masyarakat dataran tinggi Gowa. Jangan diam disaat ada masalah, beranikan diri untuk menyatakan untuk memperjuangkan rakyat. Dataran tinggi Gowa juga bagian dari Sulsel, jadi kami meminta untuk diperhatikan," tandas Razak.