Ambarala Stafsus Gubernur Pimpin Hanura Sinjai, Bagaimana Status PNS-nya?

- Mantan Kepala Biro Pemerintahan Sulsel

Ambarala Stafsus Gubernur Pimpin Hanura Sinjai, Bagaimana Status PNS-nya?
Hasan Basri Ambarala saat menghadiri peresmian Masjid SMPN 1 Sinjai beberapa bulan yang lalu. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Mantan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Muh. Hasan Basri Ambarala terpilih secara aklamasi memimpin Partai Hanura Kabupaten Sinjai.


Ambarala terpilih sebagai Ketua DPC Hanura Sinjai menggantikan mendiang Andi Fajar Yanwar. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Aula Wisma Hawai, Sinjai, Minggu (12/6/2022).


"Pak Muhammad Hasan Basri Ambarala terpilih secara aklamasi pimpin Hanura Sinjai ke depan," kata Demisioner Sekretaris Hanura Sinjai, Hilal Yusuf, Senin (13/6/2022).


Ambarala akan menjabat Ketua DPC Partai Hanura Sinjai priode 2021-2026. Dia mendapat dukungan dari sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau pengurus partai tingkat kecamatan.


Selain mendapat dukungan dari para pengurus DPC Hanura Sinjai, PAC Hanura di sembilan kecamatan, Ambarala juga mendapat dukungan dari DPD Hanura Sulsel.


"Beliau ini baru terpilih secara aklamasi, nanti aktif menjalankan tugas partai setelah keluar SK resmi akhir Juli bulan depan," ujar Hilal Yusuf. 


Ambaral PNS Aktif Pimpin Partai Politik


Ambara terpilih memimpin Hanura Sinjai saat dirinya masih aktif tercatat sebagai Staf Ahli Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. 


Sebelum menduduki jabatan itu, dia merupakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel. Ambarala juga cukup lama menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel.


Sekadar diketahui, Pegawai Negeri Sipil dan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berstatus anggota partai politik. Hal itu sesuai Pasal 7 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.


Meski demikian, selaku PNS yang terpilih sebagai ketua partai politik, Ambarala mengaku akan pensiun sebagai abdi negara pada bulan Juni ini. 


"Juli tahun ini saya sudah pensiun sebagai PNS. Sedangkan pengunduran diri saya sebagai ASN sudah saya masukkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada saat Musdalub Partai Hanura Sulsel, bulan Maret lalu," kata Ambarala saat dihubungi terpisah, Senin.


Lebih lanjut Ambarala menjelaskan secara aturan dirinya belum menjadi Ketua Partai Hanura Sinjai yang sah. Dia hemat bicara hingga dilantik memimpin partai pemilik dua kursi di DPRD Sinjai ini.


"Saya belum menjadi ketua. Baru sebatas aklamasi dukungan. Kalau sudah menerima SK dan dilantik barulah saya berbicara banyak," tandas  Ambarala.

Penulis: Syarif/A