Amankan Pelantikan Presiden AS, 15 Ribu Garda Nasional Dikerahkan

Memberikan bantuan pengamanan kepada polisi lokal.

Amankan Pelantikan Presiden AS, 15 Ribu Garda Nasional Dikerahkan
Ilustrasi Pasukan Garda Nasional Amerika Serikat. (AFP)






Washington - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joe Biden dan Kemala Haris pada 20 Januari 2021, Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan mengerahkan 15 ribu pasukan Garda Nasional untuk pengamanan. Banyaknya pasukan Garda Nasional dikerahkan untuk mengantisipasi adanya serangan dari pendukung Donald Trump. 

Dilansir AFP, Selasa (12/1/2021), Kepala Biro Pengawal Nasional Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Daniel Hokason mengungkapkan saat ini sudah ada 6.200 pasukan Garda Nasional ditempatkan di Washington. Direncanakan pada akhir pekan ada total 10 ribu personel mengamankan Washington jelang pelantikan. 

Hokason mengaku personel Garda Nasional nantinya akan dilengkapi dengan perlengkapan anti huru-hara dan senjata. Tetapi sejauh ini mereka belum diizinkan mempersenjatai diri saat berada di jalan-jalan ibu kota AS.

Pengerahan Garda Nasional untuk memberikan dukungan kepada polisi setempat dalam komunikasi, logistik, dan keamanan. Pentagon sebelumnya telah dikritik karena respons lambat saat menghadapi penyerbuan massa ke gedung Capitol AS pada Rabu (12/1/2021). 

Capitol ketika itu dikepung oleh ribuan pendukung Trump yang menyerang pasukan keamanan Kongres yang tidak siap. Namun, pejabat Pentagon mengatakan bahwa mereka dihubungi secara terlambat dan tidak segera membawa perlengkapan anti huru-hara yang diperlukan.

"Mereka tidak mengantisipasi tingkat kekerasan itu," kata Hokanson.

Sebelumnya Wali Kota Washington, Muriel Bowser mengatakan akan mengantisipasi kemungkinan ketegangan saat pelantikan Biden. Dia menyerukan agar masyarakat menjauh dari kota itu.

"Kami meminta warga Amerika untuk tidak datang ke Washington DC untuk pelantikan presiden ke-59 pada 20 Januari dan sebagai gantinya berpartisipasi secara virtual," ucapnya.