Alasan Pemkot Parepare Perpanjang Pembatasan Aktivitas Masyarakat

Perpanjangan pembatasan aktivitas masyarakat mulai 26 Januari sampai 8 Februari.

Alasan Pemkot Parepare Perpanjang Pembatasan Aktivitas Masyarakat
Ilustrasi Covid-19. (KABAR.NEWS)






KABAR.NEWS, Parepare - Pemerintah Kota Parepare memutuskan memperpanjangan pembatasan aktivitas masyarakat dan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu dilakukan karena masih tingginya kasus Covid-19 di Kota Parepare. 

Perpanjangan pembatasan aktivitas masyarakat tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Wali Kota, Kapolrestabes, Ketua DPRD, dan Dandim 1405 Parepare. Perpanjangan batas ruang gerak masyarakat ini mulai berlaku 26 Januari sampai 8 Februari 2021.

"Surat edaran pembatasan aktivitas masyarakat dan perdagangan serta pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 sudah dintandatangani. Jadi pembatasan kegiatan masyarakat berlaku dari 26 Januari hingga 8 Februari 2021," ujar Asisten II Pemkot Parepare, Suriani, Rabu (27/1/2021). 

Suriani menjelaskan, perpanjangan kegitan masyarakat ini bukan hanya berdasarkan hasil kajian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Parepare yang menilai kasus Covid-19 di Kota Parepare masih mengkhwatirkan. 

Namun Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian Covid-19 juga salah satu acuan untuk pembatasan kegiatan masyarakat kembali diperpanjang.

Diketahui, Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan agar kebijakan PPKM diperpanjang sesuai hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terhadap pelaksanaan PPKM.

"Jadi perpanjangan ini juga merupakan terusan dari Imendagri. Makanya dalam point surat edaran ini ada sedikit menyesuaikan sesuai imendegari tersebut," jelasnya.

Dari penyesuaian Imendagri, aktivitas makan dan minum di tempat yang sebelumnya pukul 19.00 wita kini menjadi pukul 20.00 wita. Dengan jumlah pengunjung 25% dari kapasitas ruangan. Namun untuk layanan pesan antar (take away), Satgas memberikan pelonggaran hingga pukul 21.00 wita. 

Untuk apotek dan toko obat-obatan, tetap beroperasi secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Jadi yang berubah ini jam batas operasi yang sebelumnya jam 7 malam kini menjadi jam 8 malam. Selebihnya surat perpanjangan ini sama persis dengan surat edaran sebelumnya," tambahnya.

Diketahui, kasus Covid-19 di Kota Parepare masih mengkhawatirkan. Sehingga, pembatasan aktivitas masyarakat diperpanjang.

Dari data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Selasa (26/1/2021), saat ini data terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Parepare sudah tembus 1.065 kasus. 883 orang dinyatakan sembuh, 35 meninggal dunia, sementara kasus aktif 147 orang.

Penulis: Arsyad/B