Akibat Dibubarkan Polisi, Pengunjung Kafe Kabur Tidak Bayar

hanya hitungan menit saja mayoritas anak muda itu langsung pergi tanpa bayar

Akibat Dibubarkan Polisi, Pengunjung Kafe Kabur Tidak Bayar
Puluhan orang yang sedang nongkrong di sebuah kafe di Kabupaten Jeneponto, Sulwesi Selatan, dibubarkan petugas gabungan. (kabar.news/Akbar Razak).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Puluhan orang yang sedang nongkrong di sebuah Kafe Aditia, Jalan Lingkar, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulwesi Selatan, dibubarkan petugas gabungan, Kamis, (31/12/2020) kamarin.  Petugas sedang melakukan operasi jelang malam pergantian tahun baru 2021.

Saat di kafe tersebut, polisi meminta para pengunjung kafe membubarkan diri dengan menggunakan pengeras suara.

"Maaf mengganggu, waktu sudah malam, mohon membubarkan diri," ujarnya, Kasat Binmas Polres Jeneponto, AKP Syahrul. 

Setelah melihat kedatangan polisi, sontak para pengunjung pun langsung lari berhamburan. Tapi, rupanya mereka belum membayar minuman serta makanan yang awalnya mereka pesan.

Saat polisi sudah menguasai kafe itu, hanya hitungan menit saja mayoritas anak muda itu langsung pergi tanpa bayar. 

Sementara karyawan kafe saat itu terlihat bingung melihat siapa-siapa saja yang sudah membayar maupun tidak. Padahal, terlihat di meja masing-masing pengunjung terdapat menu makanan ringan hingga minuma berbagai jenis telah tersaji.

Pemilik kafe tersebut mengalami kerugian yang lumayan besar.

Saat kondisi kafe sudah sepi, tiba-tiba karyawan kafe berna Nawa keluar. Raut wajahnya terlihat cemberut.

Dia seolah-olah bingung mau ngomong apa. Karena pengunjungnya tidak membayar pesan saat dibubarkan. 

"Tidak ada yang bayar," ucapnya di dengar Kabar.News malam itu.


Penulis: Akbar Razak/B