Ada Indikasi Pungli, Danny Batalkan Rekrutmen Damkar Makassar

Rekrutmen diulang

Ada Indikasi Pungli, Danny Batalkan Rekrutmen Damkar Makassar
Ilustrasi. Petugas pemadam kebakaran memadamkan api kebakaran rumah di Kecamatan Manggala, Kota Makassat, pada September 2020. (KABAR.NEWS/Irvan)






KABAR.NEWS, Makassar - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar mengumumkan pembatalan proses penerimaan pegawai yang digelar beberapa waktu lalu. 


Hal ini berdasarkan surat edaran nomor 800/112/DPK/II/2021 dengan alasan tidak ada Surat resmi dari Kepegawaian (BKPSDMD) ke Damkar Makassar untuk melaksanakan penerimaan pegawai kontrak. 


Selain itu, pembentukan tim penerimaan disebut seharusnya menggunakan Surat Keputusan (SK) Wali Kota bukan SK Plt Kepala Dinas Damkar Makassar. Lebih lanjut, proses penerimaan dibatalkan dan akan dilakukan proses penerimaan baru jika sudah sesuai prosedur administrasi.  


Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto mengungkapkan bahwa proses penerimaan tenaga kontrak Damkar diindikasi adanya pungutan liar (Pungli). 


"Karena itu tidak sesuai aturan dan ada indikasi pungli. Ada jual formulir, terus orang sudah bertransaksi begitu," tutur Danny di kediamannya, Jalan Amirullah, Rabu (3/3/2021). 


Olehnya itu, Danny akan mengulangi proses penerimaan dengan metode online atau virtual. "Nanti kita bikin betulnya. Yang begitu itu virtual saja kalau mendaftar," jelasnya.


Danny juga mengatakan Pemkot Makassar tidak menolerir jika ada indikasi pungli yang ditemukan dengan cara mengirimkan SMS ke calon pendaftar untuk meminta uang. 


Lantas juga kata ia, terdapat calon pendaftar yang ingin diterima hanya untuk diterima sebagai tenaga kontrak di Damkar. 


"Terus juga ada SMS minta uang.  Ada bukti orang yang mau bayar hanya untuk diterima. Belum tahu berapa. dua orang kasih liat saya begitu," tandas Danny.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B