Skip to main content

Ada 54 Adegan Rekontruksi Kematian Taruna ATKP Makassar

Ada 54 Adegan Dalam Rekontruksi Kematian Taruna ATKP Makassar
Rekontruksi kematian Aldama Putra Pongkala di Kampus ATKP Makassar, Senin (18/3/2019). (KABAR.NEWS/Lodi Aprianto)

KABAR.NEWS, Makassar - Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan ada penambahan adegan rekonstruksi kematian Taruna ATKP Makassar, Aldama Putra Pongkala (19).


"Rencana awal 47 adegan, tapi tiba-tiba berkembang juga menjadi 54 adegan yang diperagakan oleh saksi maupun tersangka," ujar Indratmoko,  via telepone, Rabu (20/3/2019) malam.


Baca juga: Jokowi "Hiasi" Pelaksanaan Milenial Road Safety Festival, Disusupi Kampanye ?

Sebelumnya, pihak Polrestabes Makassar bersama tersangka dan saksi telah menggelar rekonstruksi di Kampus ATKP Makassar, di Jalan Salodong, Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (18/3/2019) lalu.


Indratmoko menjelaskan, pihaknya saat ini masih mempelajari hasil dari rekontruksi tersebut. " Lagi di pelajari sama penyidik ces.. nanti hasilnya dikirim kalau ada perkembangan," pungkasnya.


Sebelumnya, rekontruksi ini dilakukan atas berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil otopsi. Hal itu diperdalam lalu di sinkronkan dengan keterangan saksi satu sama lainnya sehingga tercapai satu rangakaian kejadian atau peristiwa hingga Aldama meninggal dunia.


"Dari beberapa adegan yang sudah kita peragakan, ada beberapa temuan baru," beber Indratmoko saat ditemui di lokasi rekontruksi di Kampus ATKP Makassar.

 

Meski demikian, Indratmoko enggan gegabah menyimpulkan temuan baru itu. Pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari hal tersebut hingga proses penyidikan ini selesai. Karena, proses rekonstruksi belum selesai. 


"Namun, mohon maaf masih akan kita pelajari dulu, terkait temuan tersebut. Dan untuk lengkapnya setelah selesai proses penyidikan," tambahnya.


Dalam rekonstruksi ini, kata dia, pihaknya akan memperagakan adegan peradegan kejadian waktu itu. Mulai korban masuk ke kampus ATKP Makassar hingga terjadinya penganiayaan yang  menyebabkan korban meninggal dunia. 

 

"Taruna-taruni yang dilibatkan dalam rekonstruksi ini, juga sudah diperiksa sebagai saksi. Tapi ada beberapa, yang miss komunikasi, makanya kita lihat kondisi real dilapangan. Karena kemarin hanya dilakukan pemeriksaan di kantor, yang istilahnya hanya mengawang-awang jadi kita lihat langsung kondisi real di lapangan," ucapnya.


Baca juga: Polisi Temukan Fakta Baru Kematian Taruna ATKP Makassar, Tersangka Bertambah?

Dalam kasus ini, polisi masih menetapkan satu orang tersangka yakni Muhammad Rusdi. Dia adalah seniornya sendiri di kampus ATKP Makassar.

 

Meski telah ditetapkan tersangka, pihak keluarga masih menduga masih ada beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan itu. Sehingga, orang tua Aldama meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini.


  • Lodi Aprianto

 

loading...