Acara Nikah di Makassar bakal Dilarang, Danny: Yang Sudah Mengundang Kita Izinkan

Ikuti aturan PPKM Darurat Jawa-Bali

Acara Nikah di Makassar bakal Dilarang, Danny: Yang Sudah Mengundang Kita Izinkan
Aparat polisi yang mengimbau warga agar resepsi pernikahan dihentikan beberapa waktu lalu. (KABAR.NEWS/IST)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Pusat resmi memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, hingga,25 Juli 2021 mendatang. Terdapat aturan baru yang bakao diterapkan, yakni pelarangan resepsi pernikahan. 


Larangan menggelar resepsi pernikahan tersebut juga bakal diberlakukan di Kota Makassar.  Wali Kota Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto mengatakan pihaknya berencana mengikuti instruksi dari Pemerintah Pusat. 


"Jadi sama dengan perintah bapak presiden kemarin dan baru tadi pagi saya terima SE perpanjangn PPKM dari pusat. Kelihatannya hampir sama, cuma bedanya resepsi pernikahan dilarang," ujar Danny di Balai Kota, Rabu (21/7/2021).

Namun, Danny mengaku belum menyusun aturan pelarangan tersebut. Pihaknya masih membahas aturan lebih lanjut mengenai warga yang dalam waktu dekat akan melangsungkan pernikahan. 


"Tapi saya baru mau mengatur teknisnya ini, karena bagaimana orang yang sudah terlanjur sebar undangan, itu masih sementara kami bahas nanti," imbuhnya.


Menurut Danny, acara pernikahan berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19. Namun, dirinya mengaku bisa mentolerir jika warga sudah terlanjur menyebar undangan dan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. 


Hanya saja, Danny mengatakan warga yang bakal melangsungkan pernikahan tersebut harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. 


"Makanya kita mau atur ini barang-barang, bisa jadi mereka yang sudah terlanjur sebar undangan kita tetap izinkan, tapi diperketat saja prokesnya," pungkasnya. 


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B