7 Bansos Pemerintah Tetap Diberikan ke Masyarakat 

Bansos diberikan untuk tetap meningkatkan daya beli masyarakat.

7 Bansos Pemerintah Tetap Diberikan ke Masyarakat 
Ilustrasi Bansos. (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Jakarta - Pemerintah tetap akan memberikan bantuan sosial (bansos) di tengah pandemi Covid-19. Setidaknya ada tujuh bansos yang tetap diberikan pemerintah kepada masyarakat. 

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan tujuh bansos tetap diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap mendorong pergerakan ekonomi nasional yakni dengan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Airlangga mengaku alokasi anggaran masih bisa berubah karena pembahasan terus berjalan.

Dia menyebutkan anggaran yang digunakan khusus untuk program perlindungan sosial sementara ini mencapai Rp 148,66 triliun. Sebelumnya, pada 2020 anggaran program tersebut mencapai Rp 220,39 triliun.

"Tentu kita dorong konsumsi rumah tangga, pemerintah sudah sediakan anggaran. Angkanya bergerak terus, untuk perlindungan sosial itu Rp 148,66 triliun sekarang," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).

Dalam bahan paparan Airlangga, dijelaskan total proyeksi sementara dana penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional jumlahnya mencapai Rp 557,3 triliun.

Selain untuk program perlindungan sosial, anggaran itu akan digunakan untuk program kesehatan sebesar Rp 109,70 triliun. Sementara itu di 2020 program kesehatan mendapat anggaran Rp 63,51 triliun.

Lalu untuk program prioritas Kementerian dan Lembaga anggarannya diberikan Rp 141,36 triliun. Naik dari jumlah yang dianggarkan di tahun 2020 sebesar Rp 66,59 triliun. Kemudian untuk dukungan UMKM dan korporasi, dana yang diberikan sebesar Rp 157,57 triliun. Lebih rendah dibanding tahun 2020 mencapai Rp 173,17 triliun.

7 bansos yang lanjut tahun ini:

1. Program Keluarga Harapan
2. Kartu Sembako
3. Kartu Prakerja
4. BLT Dana Desa
5. Bansos Tunai
6. Kuota Internet Pembelajaran Jarak Jauh
7. Diskon Listrik