6,4 Kilo Ganja Masuk Sulsel, 8 Orang Ditangkap BNNP

Rencananya Diedarkan di Luwu Utara, Parepare, dan Makassar

6,4 Kilo Ganja Masuk Sulsel, 8 Orang Ditangkap BNNP
Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) saat ekspose pengungkapan sindikat jaringan pengedar ganja di Kantornya. (Ist)






KABAR.NEWS, Makassar - Petugas dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap sindikat jaringan pengedar narkotika jenis ganja. Dari pengungkapan itu, petugas BNNP mengamankan 8 orang pria bersama barang bukti sebanya 6,4 Kilogram ganja siap edar.

Para tersangka masing-masing berinisial DT (24), FF (22), RH (30), MI (40), MZ (29), TF (26), EW (26), dan AA (26). Mereka diamankan petugas dalam proses pengembangan kasus yang dimulai pada Kamis (29/10) sampai Rabu (4/11/2020).

Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengatakan, pengungkapan berawal saat pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya pengiriman barang yang dicurigai berisi narkotika dengan tujuan Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Utara.

Petugas pun melakukan penyelidikan dibantu dengan jajaran Bea Cukai Kanwil Sulbagsel. Hasilnya, tersangka DT dan FF diamankan bersama barang bukti ganja seberat 446 gram pada Kamis (29/10/2020) lalu.

"Pengiriman barang melalui jalur udara, lewat kargo ekspedisi, informasi kita dapatkan dari rekan BNNP Sumatera Barat. Kerja sama Bea dan Cukai," kata Brigjen Ghiri saat ekspose kasus di kantornya, Rabu (11/11/2020) siang.

Enam tersangka lainnya ditangkap di Kota Makassar. RH, MI, MZ diamankan di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, pada Rabu 4 November 2020. Berawal dari informasi pengiriman barang mencurigakan di Kargo Bandara Sultan Hasanuddin.

"Setelah kami lakukan control delivery. ada dua paket ganja masing-masing berisi 1 kilo dibungkus kotak coklat, pengirimnya wanita dari Medan. Barang bukti lain empat buah handphone," ucapnya.

Petugas gabungan pun membawa mereka guna pengembangan kasus. Tiga tersangka lainnya masing-masing TF, EW, dan AA kemudian diamankan di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang. Berikut barang bukti 4 Kg ganja beserta tiga handphone dan dua sepeda motor.

"Total ada 6,4 Kg lebih ganja yang rencananya mereka sebar di Sulawesi Selatan, tepatnya di Luwu Utara, Parepare, dan Makassar. Asal daerah tersangka," jelas Ghiri.

Para tersangka, kata Ghiri, bakal diserahkan ke BNN Pusat guna pengembangan kasus tersebut, namun proses sidang tetap akan dilakukan di Sulsel."Mereka ini jaringan lintas nasional, bandarnya diduga ada di Sumatera, makanya kasusnya akan kami serahkan ke pusat," paparnya.

Kedelapan tersangka tersebut bakal di dikenakan pasal 114 ayat(1) jo pasal 132 ayat(1) subsider pasal 111 ayat(1) jo pasal 132 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.


Penulis: Reza/A