51 Korban Gempa Sulbar Mengungsi ke Jeneponto

Mengungsi ke rumah kerabat di Jeneponto.

51 Korban Gempa Sulbar Mengungsi ke Jeneponto
Korban gempa Sulbar yang memilih mengungsi di rumah kerabatnya di Kabupaten Jeneponto, Sulsel. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)

KABAR.NEWS, Jeneponto - Puluhan pengungsi asal Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi korban gempa magnitudo 6,2 memilih mengungsi ke Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Mereka tiba di Jeneponto pada Senin, (18/1/2021) dan mereka tinggal di rumah kerabatnya di Dusun Pappasangeng, Desa Camba-Camba, Kacamatan Batang, Jeneponto. 

Berdasarkan hasil pendataan dilakukan oleh Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) cabang Jeneponto, tercatat ada 51 orang. Mereka terdiri dari, 22 laki-laki dan 29 orang perempuan.

"Yang kami ketahui dan konfirmasi ada 51 warga yang sudah kami data di Desa Camba-Camba. 22 laki-laki, 29 perempuan," ujar, Ketua KPI cabang Jeneponto, Nuliana Caya saat dikonfirmasi KABAR.NEWS, Selasa (19/1/2021).

Dia menyebut bahwa para korban gempa itu merupakan warga Sulbar karena sudah tinggal selama 30 tahun di Mamuju. Namun, saat gempa terjadi mereka memutuskan untuk mengungsi ke Jeneponto. Sebab, mereka mempunyai keluarga di sini. 

"Mereka terkonfirmasi sudah 30 tahun di Mamuju, karena kartu KK-nya tercatat sebagai warga Mamuju. Dan punya keluarga di Camba-Camba," jelasnya. 

Meski demikian, dia mengaku belum berfikir akan memindahkan para korban. Pasalnya, tempat yang di tinggal korban adalah rumah keluarganya sendiri. 

"Sejauh ini tidak ada wacana itu karena yang di tempati mengungsi adalah rumah saudaranya," ucapnya. 

Penulis: Akbar Razak/B