3 Ribu Jemaah Umrah dan Haji di Sulampua Masih Menunggu Keberangkatan

Akibat pemberangkatan umrah dan haji masih ditutup di Arab Saudi.

3 Ribu Jemaah Umrah dan Haji di Sulampua Masih Menunggu Keberangkatan
DPD Amphuri Sulampua saat acara buka puasa bersama dengan anak panti asuhan di Swiss-Belinn Panakukang Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Pandemi Covid-19 membuat kejelasan pemberangkatan jemaah umrah dan haji semakin tidak jelas. Akibatnya sekitar 3 ribu calon jemaah umrah dan haji mengalami penundaan keberangkatan. 

Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Ardiansyah Arsyad mengaku pemberangkatan jemaah Haji dan umrah pihak masih menunggu kejelasan dari pemerintah Arab Saudi.

"Masih wait and see aja sih, karena kita tidak bisa memastikan keberangkatan jemaah, meskipun kita mempersiapkan. Tetap kita menunggu dari Arab Saudi, kalau dia mengizinkan berarti iya, kalau tidak berarti tidak," ujarnya saat acara buka puasa bersama dengan anak Yatim Piatu di Swiss-Belinn Panakukang Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2021).


Selanjutnya, pihaknya masih melihat potensi dipersiapkan ke depannya. Akan tetapi untuk Amphuri sendiri sudah siap apabila Arab Saudi sudah memperbolehkan jamaah haji masuk.

"Berarti Amphuri akan segera berangkatkan jemaahnya," kata dia

Sementara itu, Sekretaris DPD Amphuri Sulampua, Andi Candrawali M menyampaikan jika jumlah jamaah haji masih menunggu dan akan diberangkatkan  sekitar 3 ribuan jemaah umrah.

"Jemaah haji yang masih menunggu untuk diberangkatkan sekitar 3 ribuan orang dengan perkiraan 8 pesawat atau kloter," bebernya.

Ke depannya diharapkan pemberangkatan jemaah haji/umroh dapat berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

"Semoga ke depannya pemberangkatan berjalan sesuai dengan yang sebelum sebelumnya tak ada masalah dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," tutupnya.

Penulis: Irvan Abdullah/B