2020, RSUD Andi Makkasau Parepare Penyumbang PAD Tertinggi

Meski di tengah pandemi Covid-19, PAD Kota Parepare tetap mencapai target.

2020, RSUD Andi Makkasau Parepare Penyumbang PAD Tertinggi
RSUD Andi Makkasau Parepare. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Parepare - Pandemi Covid-19 terjadi di Kota Parepare pada tahun 2020 tidak membuat penghasilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau tidak mempengaruhi pendapatan. Bahkan tercatat RSUD Andi Makkassau merupakan penyumbang PAD terbanyak di Kota Parepare pada tahun 2020.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare, Jamaluddin Ahmad mengatakan selama tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare masih bisa melebihi target pencapaian PAD.

"Untuk kategori penyumbang terbanyak PAD pada tahun 2020 itu dari RSUD Andi Makkasau, ditambah dengan deposito di Bank Sulselbar,” ujar Jamaluddin melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (23/2/2021). 

Jamaluddin berharap meskipun kondisi pandemi, namun para wajib pajak tetap melakukan pelaporan pajak penghasilan yang telah diatur dalam peraturan daerah.

"Meskipun kondisi ini membuat beberapa sektor ekonomi drop namun kemudian tetap perlu dukungan dan konsistensi semua untuk bersama-sama mendukung capaian PAD ini dan para wajib pajak melaporkan pajaknya sesuai dengan aturan yang ada,"jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Renny Angraeni Sari mengatakan dirinya mengapresiasi manajemen telah bekerja dengan maksimal sehingga capaian itu bisa dipenuhi.

"Ini juga tidak lepas atas kepercayaan masyarakat sehingga mereka tetap melakukan aktivitas pengobatan di RSUD, dan tentunya sistem screening dan juga pencegahan Penyebaran Covid-19 dengan melakukan sterilisasi lokasi RSUD secara berkala tetap kita lakukan,"paparnya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, mengatakan untuk mengantisipasi kesenjangan ekonomi di tengah gejolak Covid-19 serta bagaimana mencapai tujuan Pemulihan ekonomi di tahun 2021 ini tidak lepas kerja-kerja seluruh masyarakat dengan konsistensi menjaga protokol kesehatan.

"Kami minta protokol kesehatan tetap menjadi hal yang paling utama khususnya di lokasi aktivitas publik," ucapnya. 

Penulis: Arsyad/C