Skip to main content

2019, RSUD Syekh Yusuf Gowa Ditargetkan Rampung

PEMKAB GOWA
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memantau progres pembangunan RSUD Syekh Yusuf. (KABAR.NEWS/Afrilian CahayaPutri)

KABAR.NEWS, Gowa - Memasuki tahun kedua, progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf mulai tampak. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pembangunan gedung ini baru dimaksimalkan sampai lima lantai. Pihaknya menargetkan dua lantai yang tersisa akan rampung tahun depan.

"Total dana yang sudah digunakan Rp39 miliar. Semuanya dari APBN. Tahun depan kita masih membutuhkan anggaran sebesar Rp50 Miliar. Rp20 miliar digunakan untuk  penyelesaian lantai 6 dan lantai 7, sedangkan Rp30 miliar untuk melengkapi sarana dan prasarana lainnya," jelas Adnan saat berkeliling melihat bangunan yang telah jadi.

Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Salahuddin yang mendampingi Adnan mengatakan, RSUD yang dibangun hingga lantai 7, masing-masing lantai 1 akan diperuntukkan untuk UGD dan IGD, laboratorium, dan apotik. Lantai 2 untuk seluruh poli yang ada. Sedangkan lantai 3 dan 4 untuk pasien rawat inap kelas 3 dengan kapasitas 200 tempat tidur.

Sedangkan lantai 5 akan digunakan untuk pasien kelas 1 dan kelas 2 serta VIP, lantai 6 khusus untuk perawatan anak, dan lantai 7 untuk perkantoran. Bangunan yang ada di bagian depan pun nantinya akan dihancurkan, untuk dijadikan area parkiran.

"Jadi dengan selesainya RSUD ini, maka akan ada penambahan 200 tempat tidur, sehingga total tempat tidur yang tersedia mencapai 400 tempat tidur. Kita berharap tidak ada alasan pasien dirujuk karena kurangnya tempat tidur," jelas Adnan.

Sementara, Humas RSUD Syekh Yusuf Taslim mengungkapkan, saat ini RSUD Syekh Yusuf diperkuat 398 tenaga perawat dan bidan. Selain itu, 30 dokter spesialis, dokter umum 11 orang dan dokter gigi 5 orang.

"Dengan selesainya RSUD Syekh Yusuf yang mengalami penambahan ruang inap ini, maka pasti kita akan membutuhkan tambahan tenaga medis. Karena kapasitas tempat tidur juga bertambah. Ini yang masih kita bicarakan berapa kebutuhan pasti penambahan tenaga medisnya," pungkasnya.

  • Afrilian Cahaya Putri