Skip to main content

2 Korban Human Trafficking Sempat Jadi PSK di Bantaeng

ilustrasi
Ilustrasi.(int)


KABAR.NEWS, MAKASSAR - Kasus penjualan manusia atau Human Trafficking yang kini ditangani Polrestabes Makassar menguak fakta baru. Dua gadi belia, NA (16) dan WU (17), rupanya pernah dijadikan pemuas nafsu hidung belang di Kabupaten Bantaeng, sebelum dijadikan pelayan kafe remang-remang di Kota Parepare.

 

Menurut Ketua TRC Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, Makmur Payabo, kedua gadis belia itu diduga merupakan korban ekploitasi anak.

 

"Ini masih dugaan eksploitasi. Kalau di Parepare itu eksploitasi ekonomi dan Bantaeng itu eksploitasi seksual. Semuanya diketahui orang tua," ungkapnya, Rabu (9/10/2019).

 

Makmur mengatakan, dari hasil penelusuran pihaknya, NA memutuskan untuk berhenti menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Bantaeng karna takut terkena penyakit. Akhirnya NA membujuk sepupunya WU untuk mencari pekerjaan lain di Kota Parepare.


Baca Juga: Polrestabes Makassar Tangkap Terduga 'Pejual' Gadis Belia


Ibu dari NA diduga mengetahui jika anaknya terjebak ke dalam lingkungan yang buruk. Namun sang ibu tidak mengambil langkah untuk mencegah. Sang ibu malah menerima kiriman sejumlah uang dari hasil pekerjaan putrinya. 

 

"Yah dugaan kami ini belum final, nanti kami dari tim hukum P2TP2A dan teman-teman penyidik dari Polrestabes ini mau olah hasil keterangan si anak-anak ini dan hasil psikologinya ini yang kita bedah," kata Makmur.

 

"Kalau dari pengakuan si anak ini ada unsur bahwa orang tuanya sudah mengetahui bahwa anaknya bekerja demikian, dan di sana (Parepare) memang penghasilannya agak kecil dibandingkan dengan tempat sebelumnya di Kabupaten Bantaeng. Yah tahu ibunya karena ini bekerja untuk membantu orang tuanya, dari pengakuan anaknya," sambungnya.

 

Makmur menjelaskan, pelaku yang menjebak korban untuk menjadi PSK di Bantaeng sedang diselidiki oleh polisi. Sementara pelaku yang membawa korban ke Parepare untuk menjadi pelayan tamu pria di kafe remang-remang bernama Hasma (23) dan telah diamankan polisi.

 

*Reza Rivaldy/Cp/A

 

loading...