Skip to main content

15 Unit BRT Belum Beroperasi, Kadishub Sulsel: Pusing Tak Ada Uang Buat Plat Kendaraan

Dishub Sulsel
Bus Rapid Transit (BRT).


KABAR.NEWS, Makassar - Sejumlah kendaraan Bus Rapid Transit (BRT) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, masih menganggur dan tidak pernah dioperasikan pasca dihibahkan langsung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.


15 unit BRT tersebut, hanya diparkir di lapangan kantor Gubernur Sulsel padahal kondisi kendaraan terbilang masih baru, namun hanya dibiarkan begitu saja disejajarkan dengan kendaraan dinas (Randis) yang akan di lelang oleh Biro Pengelola Barang dan Aset Setda Sulsel.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Ilyas Iskandar mengatakan alasan tidak dioperasikannya 15 BRT tersebut, karena belum memiliki kode DD kendaraan. Dan pihaknya tidak memiliki anggaran untuk pengurusan tersebut.


''Kan belum ada DD-nya bagaimana mau beroperasi belum ada DD-nya. Tunggu uangnya dulu, kalau sudah ada uangnya baru kita bisa bicara pengoperasian," ucapnya kepada KABAR.NEWS saat dihubungi melalui telepon selulernya.


Menurut Ilyas, 15 unit BRT tersebut datang dalam jangka waktu yang cukup tanggung pada akhir Desember 2018 kemarin, pada saat Pemprov Sulsel sudah membahas dan menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019.


"Kan itu barang tanggung datangnya Desember akhir jadi sementara dibahas di TP2D, datang itu barang pada saat sudah ditetapkan. Jadi sudah terlanjur anggaran nya tidak ada," pungkasnya.


Olehnya itu, terkesan emosional Ilyas dengan tegas mengatakan tidak tahu menahu kapan rencana BRT tersebut akan di operasikan, dirinya pun menyarankan agar persolan itu ditanyakan langsung kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

 

"Ini berulang-ulang lagi saya bilang, saya tidak tahu kapan rencananya dioperasikan. Tanya pak gubernur kapan, karena DD nya saja belum ada," ucapnya.

  • Andi Khaerul

 

loading...