Skip to main content

143 Pelanggar Terjaring Sepanjang Operasi Patuh di Sinjai, Anak di Bawah Umur Mendominasi

Operasi patuh Sinjai
Kasat Lantas Polres Sinjai AKP Yus Ade Elizia didampingi Kanit Lakalantas Iptu Mukramin saat memeriksa pengendara dihari terakhir Operasi Patuh 2019, Rabu (11/9/2019) / (Ist)

KABAR.NEWS, SINJAI - Pelaksanaan operasi patuh 2019 serentak di seluruh wilayah Indonesia berakhir hari ini, Rabu (11/9/2019). Terkhusus diwilayah hukum Kabupaten Sinjai, sedikitnya ada 143 total pelanggaran yang terjaring selama 14 hari pelaksanaan.

 

Kepada KABAR.NEWS, Kanit Lakalantas Polres Sinjai, Iptu Mukramin mengatakan, dari seluruh pelanggar yang ditilang didominasi oleh pengendara anak di bawah umur.

 

“Jenis pelanggaran yang ditilang didominasi pengendara anak dibawah umur dengan pelanggaran tidak memiliki SIM dan tidak memakai helm SNI,” ungkapnya.

 

Baca juga : Hari Terakhir Operasi Patuh, Polres Maros Catat 1151 Pelanggar Lalin

 

Sementara untuk perbandingan Operasi Patuh dari tahun 2018 ke 2019, Iptu Mukramin menyebutkan terjadi penurunan pelanggar.

 

“Untuk tahun ini Angka pelanggaran menurun, dibandingkan tahun 2018 kurang lebih 200 pelanggaran sedangkan OPS patuh 2019 total 143 pelanggaran artinya pelanggaran menurun,” sebutnya.

 

Syarif

 

 

loading...