10 Pasien Covid-19 Diisolasi di Hotel Pantai Marina, 2 dari Jeneponto

Pemkab Bantaeng menyediakan tiga gedung untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 untuk wilayah Bulukumba, Jeneponto, dan Bantaeng.

10 Pasien Covid-19 Diisolasi di Hotel Pantai Marina, 2 dari Jeneponto
Pasien Covid-19 melakukan senam dan olahraga di halaman Hotel Pantai Marina, Bantaeng, Senin (22/2/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Bantaeng - Hotel Pantai Marina Bantaeng didaulat sebagai salah satu lokus wisata duta Covid-19 oleh Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan. Hotel Pantai Marino merupakan rujukan wilayah Bantaeng, Jeneponto, dan Bulukumba, namun tidak menutup kemungkinan Sinjai dan Kepulauan Selayar akan diarahkan ke hotel ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehanan Bantaeng, dr Armansyah mengatakan di Hotel Pantai Marina tercatat ada 10 pasien kini tengah menjalani isolasi. Arman mengatakan 10 pasien Covid-19 terdiri dari pasien asal Bantaeng, Jeneponto dan Bulukumba.

"7 pasien dari Bantaeng, 2 dari Jeneponto, dan Bulukumba 1 orang," ujarnya saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telepon, Senin (22/2/2021).

Dia menjelaskan bahwa di Pantai Marina, Pemkab Bantaeng telah menyediakan 3 gedung sebagai tempat wisata Covid-19. Tiga gedung tersebut, kata Arman, bisa menampung 43 orang untuk menjalani isolasi mandiri. 

Armansyah bercerita, bahwa di Pantai Marina ada banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh Satgas Covid-19. Salah satu kegiatan dilakukan adalah memberikan edukasi tentang seperti apa menghadapi stigmat terkait virus corona.

"Edukasi wisata Covid-19, terkait apa itu Covid-19, stigma dan bagaimana menghadapi serta memotivasi terkait Covid-19," tuturnya.

Kegiatan edukasi tersebut rutin dilakukan pada pukul 07.30 sampai 10.30 wita. Selain edukasi, juga kegiatan berjemur dan olahraga.

"Kegiatan di luar gedung yakni berjemur dan olahraga," terangnya.

Dia menambahkan, bahwa sejak beroperasi hotel tersebut, tercatat sudah 192 orang menjadi peserta wisata Covid-19. Dari 192 orang, 182 orang telah dinyatakan sembuh.

Penulis: Akbar Razak/B