Skip to main content

Waspada, Kontaminasi Plastik pada Garam, Ini Panyebabnya!

garaaam
Ilustrasi (INT)

 

KABAR.NEWS – Garam merupakan bahan dapur yang cukup populer. Nyaris semua makanan yang dikonsumsi mengandung garam sebagai penambah rasa.

Selain itu, zat pada garam merupakan diperlukan bagi tubuh. Namun, perlu diketahui oleh bagi masyarakat bahwa sebuah penelitian terbaru mengungkap sebuah kenyataan mengejutkan yang ditemukan pada garam.

Dikutip dari laman The Guardian, sejumlah ilmuwan telah menemukan kandungan plastik pada garam laut yang dijual di AS, China, dan di seluruh wilayah Eropa.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa garam laut yang dipanen dari lautan planet ini terkontaminasi dengan plastik.

Diketahui, banyaknya sampah plastik yang berada di lautan telah meningkatkan kekhawatiran peneliti mengenai bahaya mikro-plastik yang dari polusi sampah plastik di lautan.

"Plastik tidak hanya tersebar dalam masyarakat kita dalam hal penggunaan sehari-hari, tapi juga tersebar di lingkungan," ujar Sherri Mason, profesor di Universitas Negeri New York di Fredonia, yang memipin penelitian tersebut. Ia memeriksa mikroplastik dalam garam, bir dan air minum.

Dalam penelitiannya, mereka menganalisis 12 jenis garam laut, termasuk 10 yang dijual di toko kelontong A.S.

Menurut penelitiannya, orang Amerika bisa jadi mengonsumsi lebih dari 660 partikel plastik setiap tahunnya, jika mereka mengikuti jumlah konsumsi garam yang disarankan.

Sayangnya belum ada informasi detil mengenai dampak plastik dalam makanan kita. Namun, sejumlah peneliti meyatakan kini sejumlah makanan rentan dikonsumsi masyarakat.

Oleh karena itu, studi ini memberi gambaran umum bagi masyarakat agar lebih perhatian untuk menjaga lingkungan agar tidak berdampak buruk bagi kehidupan.