Skip to main content

Video Viral, Warga Antang Tolak Pemakaman Pasien Diduga Corona

Video Viral, Warga Antang Tolak Pemakaman Jenazah Diduga Pasien Corona
Suasana di lokasi pemakaman kristen Pannara, Antang, Makassar, pasca warga menolak pemakaman pasien terduga Covid-19 pada Selasa (31/3/2020). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Warga di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar menolak jenazah yang diduga pasien Covid-19 untuk dimakamkan di Pemakaman Kristen Pannara pada Selasa (31/3/2020).


Diketahui jenazah diduga pasien Covid-19 tersebut adalah Alex Palinggi yang juga merupakan Mantan Anggota DPRD dan meninggal di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.


Baca juga: FOTO: Warga Tolak Pemakaman Jenazah Mantan Legislator Sulsel


Penolakan warga terhadap pemakaman jenazah Alex Palinggi juga beredar dalam video berdurasi 27 menit yang viral di media sosial Facebook. Seorang warga yang terlihat dalam video itu diketahui merupakan Ketua RW Ujung Bori.


"Jangan dikubur itu di sini, kalau mau enak, sehat jangan jenazah corona dikubur di tengah masyarakat," kata pria paru bayah tersebut.


"Lebih baik tidak dikubur di sini daripada kita menyesal semua di sini karena mudah menyebar penyakit corona. Sudah didengar, dibaca, dilihat di televisi dan medsos (media sosial) lainnya," sambungnya.


Sambil memakai helm dan menggunakan masker, pria paruh baya itu terus berteriak menolak keras jika jenazah Alex Palinggi karena ia khawatir masyarakat di sekitar tempat tinggalnya akan terjangkit virus yang telah menyerang beberapa negara di dunia tersebut.


"Lihat ini pengantarnya beda dari biasanya. Biasanya seperti ini bajuku (pakaian biasa).  Dia (pengantar jenazah) antiseptik, itu tanda bahwa beda dari jenazah biasa, paham," tegasnya. Olehnya itu, ia bersikeras untuk tetap menolak pasien yang diduga Covid-19 itu, untuk tidak dimakamkan di wilayahnya.


"Masyarakat Kota Makassar akan ribut jika dipaksakan (dimakamkan) di sini, kata saya dari masyarakat orang banyak kalau mau sehat jangan sekali-sekali jenazah corona di kubur di sini. Terimakasih," ujarnya diiringi teriakan betul dari warga sekitar.


Baca juga: Fokuskan Anggaran Corona, Sulsel Dipastikan Tak Lockdown


Ia beralasan, penolakan warga atas pemakaman pasien terduga Covid-19 karena masih banyak warga yang hidup bekerja dari buruh bangunan yang jauh dari kata aman untuk mencegah Covid-19.


"Saya ketua RW Ujung Bori yang bertenggang dengan kuburan. Kemudian diri sini kasian pak, masih banyak hidupnya makan dari hasil kerja menjadi tukang (bangunan). Banyak keluarganya di sini kerja, kalau terjangkit bawa kerumahnya virusnya semua akan tertular, itu yang kita cegah," tutupnya.



Dalam video juga terlihat pihak kepolisian Bhabinkamtibmas beserta Babinsa sudah bersiaga di lokasi. Fenomena penolakan pemakaman jenazah terduga Covid-19 beberapa hari sebelumnya juga dilakukan warga di sekitar TPU Baki Nipa-nipa, Antang.


Penulis: Darsil Yahya/CP/B   

 

Flower

 

loading...