Skip to main content

Video: "Ritual" Subuh di Lapangan Pancasila Palopo

Video: "Ritual" Subuh di Lapangan Pancasila Palopo
Balapan liar di ruas jalan Lapangan Pancasila Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (7/4/2019). (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)

KABAR.NEWS, Palopo - Jarum jam menunjuk pukul 05.00 WITA. Gemuruh suara kendaraan roda dua membelah suasana di tempat itu yang awalnya sepi-senyap menjadi riuh.


Baca juga: Jenazah Korban Longsor Tambang PT Freeport akan Dimakamkan di Palopo

Kondisi itu tergambar pada "balapan liar" di Lapangan Pancasila Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (7/4/2019) menjelang pagi. Mereka menantang nyali, di saat adzan salat subuh berkumandang dari masjid sekitar lapangan.


Balapan liar di Lapangan Pancasila Palopo telah menjadi rutinitas hampir setiap Minggu dini hari sejak beberapa bulan terakhir. Bak sebuah "ritual", mereka terlihat "khusuk" menggeber motor tanpa peduli membahayakan diri sendiri dan orang lain.


"Sudah biasa ini pak, hampir setiap subuh begini," ujar salah seorang warga yang turut menyaksikan balapan liar tersebut.


Mereka melaju mengitari ruas jalan Lapangan Pancasila yang berbentuk segi empat tanpa baju balap. Para pembalap liar ini hanya menggunakan helem standar dan pakaian di badan, di antaranya adalah anak-anak muda berusia 17 sampai 25 tahun.



Rata-rata motor yang ikut dalam pertunjukkan ini adalah motor matic dengan mesin standar. Meski berstatus balapan liar, namun tak sedikit warga atau pengendara yang melintas turut menyaksikan pertunjukkan ini.


Pantauan KABAR.NEWS menyaksikan balapan minggu menjelang pagi tadi, beberapa yang turut ambil bagian pada balapan liar ini sempat terjatuh setelah gagal melewati tikungan.


Menariknya, meski telah terjatuh tapi beberapa di antaranya kembali bangkit ikut dalam rombongan motor yang sedang melaju. Jika ada yang jatuh seperti ini, start balapan kembali dimulai.


"Yah lanjut-lanjut, start kembali," tutur seorang pria rekan pembalap liar yang berdiri di bibir jalan. 


Pemandangan lain pada ritual subuh ini adalah ketakutan para petugas kebersihan yang sedang menyapu jalan. Saat rombongan pembalap liar melintas, petugas kebersihan yang terdiri dari Ibu-ibu dan pria muda tampak mengamankan posisi karena khawatir diserempet.


a

Diketahui, balapan liar di Lapangan Pancasila Palopo biasanya dimulai sekira pukul 02.00 WITA. Namun kerap terhenti apabila petugas kepolisian datang mengejar dan membubarkan pertunjukkan ini.

 

Lokasi ruas jalan Lapangan Pancasila Palopo dipilih karena tidak adanya fasilitas sirkuit balap motor permanen di kota yang berjuluk Kota Idaman ini.


Baca juga: Video: Bupati Luwu Utara Turut Merasakan Terjalnya Jalur Darat ke Seko

Meski polisi kerap datang berulang kali untuk membubarkan mereka, tapi itu tak menyurutkan semangat mereka kembali menjejal aspal Lapangan Pancasila Palopo saat polisi mulai beranjak dari arena.


Kurang-lebih 1 jam melaju di trek Lapangan Pancasila, menjelang pukul 05.50 WITA, para pembalap liar perlahan mengakhiri aksinya di saat sejumlah warga sekitar juga telah pulang menunaikan Salat Subuh di masjid.

 

loading...