Skip to main content

Toko Agung Langgar PSBB: Rendahkan Pemkot, Iqbal Harusnya Tersinggung

Toko Agung Langgar PSBB: Rendahkan Pemkot, Iqbal Harusnya Tersinggung
Kasatpol PP Makassar Iman Hud terlibat cekcok dengan karyawan Toko Agung yang tetap beroperasi saat PSBB, Senin (4/5/2020). (Tangkapan layar)

KABAR.NEWS, Makassar - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tak membuat Toko Agung yang berada di Jalan Ratulangi untuk tetap beroperasi.


Meski sudah beberapa kali mendapatkan teguran lisan maupun tulisan, Toko Agung yang menjual peralatan alat-tulis masih itu saja buka pada hari kedua belas PSBB Makassar atau Senin (4/5/2020).


Melihat Toko Agung terbuka, personel Satuan Polisi Pamong Praja Makassar kembali memberi teguran. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang Kasatpol PP Makassar Iman Hud terlibat cekcok keras dengan karyawan toko tersebut


Iman Hud mengaku kesal dengan kesewenang-wenangan pemilik Toko Agung yang terus membuka tempat usahanya.  Iman meminta kepada Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan pihak terkait agar mencabut izin usaha toko tersebut.


"Ini sudah beberapa kali dia buka dan melayani pembeli, sudah beberapa kali ditegur dan kedapatan, ini tadi saya yang dapat apakah ini tidak cukup menunjukkan pembangkangannya kepada pemerintah kota? Harusnya wali kota tersinggung, dia tanda tangan itu Perwali. Tapi bicara nggak dia (wali kota)," ujarnya kepada KABAR.NEWS via seluler, Senin (4/5/2020).

 

Menurut Iman, Perwali Makassar tentang PSBB Nomor 22 Tahun 2020 pada Bab VI pasal 25 telah menggariskan sanksi bagi badan usaha yang tetap beroperasi saat PSBB.


"Saya meminta kepada insan yang terkait Perindag, perizinan mengajukan ke Wali kota untuk Toko Agung dicabut izinnya, ini sudah melukai rasa keadilan masyarakat, melukai rasa keadilan pemilik toko yang sudah tutup. Yang terakhir karena menodai, menghina imbauan pemerintah," sambungnya.


Iman Hud, mengungkapkan bahwa teguran terhadap Toko Agung tersebut sudah beberapa kali dilakukan. Bahkan, seluruh tingkatakan pemerintahan di Makassar telah memberi teguran kepada pemilik Toko Agung.


"Di sini kita bisa lihat kewibawaan pemerintah. Kalau Toko Agung sudah puluhan kali (diperingatkan) bukan hanya satu kali, sudah tidak terhitung berapa kali diperingatkan, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan dan sebagainya," kata dia.


Iman Hud, pun meminta keadilan terhadap pedagang maupun pemilik usaha yang sudah melakukan imbauan pemerintah.


"Di mana saya simpan mukaku sama pedagang-pedagang kecil? Warga ta? Bangsa ta? contohnya di Anjungan Pantai Losari karena sudah hampir dua bulan tidak jualan kasian. Di mana keadilan?" pungkasnya.


 


Penulis: Reza Rivaldy/B

 

Flower

 

loading...