Skip to main content

Tim Pegasus Polres Jeneponto Tembak Pencuri Ternak

TIm Pegasus
Pelaku Curnak saat mendapatkan perawatan medis di RSUD Lanto Daeng Pasewang, usai ditembak Polisi, Rabu (09/10/2019).(ist)


KABAR.NEWS,JENEPONTO - Tim Pegasus Reserse Kriminal Mobile (Resmob) Polres Jeneponto meringkus seorang pelaku pencurian pencurian ternak (Curnak), bernama Rasang (30). Ia juga ditengarai terlibat beberapa kasus kendaraan bermotor (Curanmor).

 

Pelaku tersebut ditangkap di rumahnya di Kampung Mangngalero, Desa Bontomanai, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Rabu (09/10/2019). Penangkapan dipimpin langsung oleh AIPDA Abd Rasyad.

 

Pelaku diketahui sehari-harinya bekerja sebagai seorang petani, warga Kampung Mangngalero, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

 

AIPDA Abd Rasyad mengungkapkan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi jika pelaku kriminal tersebut sedang berada di rumahnya. Tim Pegasus kemudian melakukan pengepungan, dan dilanjutkan penangkapan.

 

"Adanya informasi, bahwa pelaku kembali ke rumahnya saat subuh, sehingga kami langsung bergerak dan mengepung pelaku kemudian menangkapnya," ujar Rasyad.

 

Usai ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Bangkala untuk dilakukan intorgasi. Pelaku kemudian mengakui segala perbuatannya. Pelaku mengaku pernah mencuri hewan ternak kuda sebanyak 4 ekor di Kampung Sarroanging, Kecamatan Tamalatea. 

 

"Pelaku juga pernah mencuri 2 ekor kuda di Kampung Tombolo, Kecamatan Bontoramba, dengan kasus yang serupa, sistem tebus," ungkapnya. 


Usai diintrogasi, pelaku kemudian dibawa ke tempat Ia melakukan aksi-aksi pencurian. Namu di tengah perjalan, pelaku mencoba melawan petugas untuk melarikan diri. Polisi lalu menembak ke udara sebagai peringatan.


"Terpaksa kami melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kiri pada betis sebelah kanan," ujar Rasyad.


Usai dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, Jalan Lingkar, Kecamatan Binamu, untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dijebloskan ke dalam sel tahanan.


"Setelah dirawat kami langsung membawa pelaku ke Mapolres Jeneponto untuk proses lebih lanjut," pungkas Abd Rasyad.

 

*Akbar Razak/A

 

 

loading...