Skip to main content

Terindikasi Korupsi, Bupati Bulukumba Larang 64 Kades Mencalonkan Kembali

Bupati Bulukumba Larang Kades "Bermasalah" Mencalonkan Kembali
Bupati Kabupaten Bulukumba AM Sukri Sappewali. (Instagram/pemkab_bulukumba)

KABAR.NEWS, Bulukumba - Bupati Kabupaten Bulukumba, AM Sukri Sappewali meminta calon kepala desa (Cakades) incumbent atau petahana agar tak kembali maju jika terjerat kasus penyelewengan anggaran dana desa.


"Bisa-bisa saja ada incumbent yang tidak jadi maju karena persoalan dana desa. Ada 64 desa yang diaudit oleh pihak Inspektorat," ucap AM. Sukri Sappewali di ruang pola kantor Bupati Bulukumba, Jumat (6/12/2019).


Sukri Sappewali, menjelaskan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan maupun Polri. Demi meningkatkan pengawasan penyalahgunaan anggaran desa.


"Ini semata-mata aksistensi serta pembinaan penggunaaan dana desa, agar kedepannya tingkat-tingkat pelanggaran penggunaan dana desa itu menurun," terangnya.


Terkait dua desa yang masuk pada pusaran korupsi penyalahgunaan dana desa, kata Sukri, pihaknya sudah lepas tangan karena telah ditangani oleh penyidik.


"Dia sudah pasti tidak maju sebagai calon kepala desa lagi. Karena kita tidak memberikan dia hak. Besar pelanggaranya itu karena di atas Rp50 juta, seandainya masih Rp10 juta mungkin masih bisa," tambah Sukri.


Mantan perwira TNI ini juga mengimbau agar semua Badan Permusyawarah Desa (BPD) yang telah dilantik, untuk menjaling hubungan dengan kepala desanya masing-masing.


"Harus bersinergi antara kepala desa dan BPD demi terjalinnya satu kesatuan pemerintahan mensejahtrakan masyarakat desa," tegas dia.


Afri/B

 

loading...