Skip to main content

Taufan Pawe Dianggap Paling Berpeluang Pimpin Golkar Sulsel

kabar.news
Ketua DPD II Golkar Parepare, Taufan Pawe. (IST)
 

 

 

KABAR.NEWS, PAREPARE - Gelaran Musda Pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan yang mulai digelar hari ini, Kamis, 6 Agustus 2020, di Jakarta, mulai menunjukkan tanda-tanda aklamasi.

 

 

Salah satu figur yang berpeluang adalah Taufan Pawe. Menyikapi isu yang berkembang, Ketua DPD II Golkar Parepare, Taufan Pawe melalui Ketua Bappilu-nya, Yusuf MR mengatakan, meski berpeluang, pihaknya enggan takabur. 

 

 

"Sekarang kita berserah diri kepada Sang Pencipta. Kita tidak ingin takabur. Intinya, Musda Golkar Sulsel kali ini merupakan ajang konsolidasi para kader-kader terbaik Golkar," kata Yusuf.

 

 

Opini yang ditulis oleh seorang wartawan Senior Ibrahim Manisi, berjudul "Selangkah Lagi TP Jadi Ketua DPD Golkar Sulsel" juga menjadi motivasi tambahan bagi tim pemenangan Taufan.

 

Opini yang ditulis oleh mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare ini juga menganalisis kepiawaian dan sepak terjang Taufan Pawe sebagai petarung ulung. Ibrahim Manisi dalam tulisannya juga mengurai sejumlah keberhasilan Taufan Pawe, baik sebagai Ketua DPD II Golkar Parepare, maupun sebagai Wali Kota Parepare. 

 

 

Berikut kutipan analisis Musda Golkar Sulsel, khususnya TP oleh Ibrahim Manisi: 

 

 

Jika memperhatikan jalannya tahapan pelaksanaan Musda X DPD Partai Golkar Sulsel, Steering Committee Musda X yang diketuai Arfandy Idris sepertinya sengaja tidak mau menuntaskan pekerjaannya  memverifikasi berkas pendaftaran keempat bakal calon yang kini melenggang ke Rapat Pleno Musda yang ditarik DPP Partai Golkar ke Jakarta.

 

 

Pasalnya, jika Steering Commite melakukan verifikasi sesuai ketentuan Musda X, maka dipastikan hanya akan  ada 2 atau paling banyak 3 bakal calon yang dapat lolos ke Jakarta. Sebab ketentuannya menyebutkan setiap calon harus mengantongi 30 persen dari 30 voters yang ada. Artinya setiap calon minimal mengantongi 9 suara.

 

Jika mengamati keempat bakal calon tersebut di atas, dari segi usia dan  lamanya berkiprah di Partai Golkar, dapat disimpulkan ada dua kader tua atau kader lama yaitu Hamka B Kady dan Syamsuddin A. Hamid. Sementara Taufan Pawe, Ketua DPD II Golkar Parepare dua periode yang juga Wali Kota Parepare dua periode merupakan kader menengah. Sedangkan Supriansa, Anggota DPR RI yang terbilang berusia muda dan merupakan anggota baru di Partai Golkar tetapi patut diperhitungkan masuk jajaran Pengurus DPD I Golkar Sulsel ke depan.

 

Khusus Supriansa, meski pun masih muda dan baru di Golkar namun ia sudah menunjukkan kemampuan sepak terjangnya melalui Musda Golkar kali ini. Beliau sangat piawai 'memainkan' diskresi dari DPP Golkar yang ia miliki. Terbukti kehadirannya di Musda kali ini mampu 'menggoyahkan' pendirian para pemilik suara dari daerah. Padahal Supriansa sendiri kepada media secara terbuka menyatakan, dia tahu diri sebagai kader baru. 

 

Dari sisi ini, saya kagum dan menaruh harapan besar terhadap Supriansa sebagai kader muda Golkar Sulsel yang cukup potensial untuk tampil memimpin partai Golkar Sulsel ke depan.

 

Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka secara pribadi saya berpendapat bahwa Dr. H. M. Taufan Pawe merupakan bakal calon yang paling potensial sekaligus merupakan kader menengah yang cukup pantas dan dapat diandalkan memimpin serta membesarkan Partai Golkar di Sulawesi Selatan periode 2020 - 2025.

 

Kapasitas Wali Kota Parepare yang akrab disapa TP itu, baik kemampuan secara individual maupun secara organisasi dan finansial, bagi saya sudah tidak diragukan lagi. Bahkan menurut pengamatan saya terhadap sepak terjang Taufan Pawe itu adalah sosok kader petarung yang kuat dan tangguh dalam berbagai even kompetisi, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.

 

Sebagai seorang pakar hukum yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia advokat, TP memiliki kemampuan lebih dalam urusan komunikasi dan loby. Begitu pula dengan kemampuannya di dunia politik praktis boleh dibilang cukup memadai. Dengan kesempatan memimpin Pemerintahan di Kota Parepare dua periode membuatnya mampu berkiprah di tingkat provinsi dan nasional.

 

Kemampuan lain Taufan Pawe selama menjabat Wali Kota Parepare yang notabene Ketua DPD II Partai Golkar Parepare, merupakan inovator kreatif dalam berbagai bidang pembangunan di daerahnya dimana terbukti menghasilkan ratusan piagam penghargaan baik regional maupun nasional. Bahkan, TP mampu menghadirkan bangunan monumental yang dapat dikenang sepanjang masa yakni; Pembangunan Rumah Sakit Regional dr. Hasri Ainun Habibie dan Perguruan Tinggi Negeri Institut Teknologi Habibie (ITH). 

 

Menurut hemat saya potensi yang dimiliki Taufan Pawe tersebut di atas, patut menjadi pertimbangan baik bagi para pemilik suara maupun para petinggi  Partai Golkar di DPD Sulsel dan di tingkat DPP. Apalagi Taupan Pawe sebelum melangkah mendaftarkan sebagai salah satu kandidat, sudah membulatkan niat dan tekadnya untuk membesarkan dan memajukan Partai Golkar Sulsel ke depan. Karena itulah, feeling saya mengatakan Musda X Golkar Sulsel bakal berakhir dengan musyawarah mufakat alias aklamasi untuk TP.

 

Dari analisis tersebut di atas pulalah sehingga saya yakin bahwa tinggal selangkah lagi, Taufan Pawe bakal menjadi Ketua DPD I Golkar Sulsel periode mendatang.

 

Akhirnya saya ucapkan selamat bermusyarah semoga berjalan aman dan sukses. Aaamiiinnn....! ," opini Ibrahim Manisi yang ditulis Rabu, 5 Agustus 2020.

 

 

 

  • Penulis: Arsyad/B

 

 

 

Flower

 

loading...