Skip to main content

Taruna ATKP Meninggal, Orang Tua: Mana 9 Senior Lainnya, Masa Hanya Menonton?

Taruna ATKP Meninggal, Orang Tua: Mana 9 Senior Lainnya, Masa Hanya Menonton?
Orang tua Aldama Putra Pongkala, Daniel Pongkala di kediamannya di kompleks Auri Kabupaten Maros

KABAR.NEWS, Maros - Orang tua Aldama Putra Pongkala, Taruna tingkat satu Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar yang meninggal dunia, tak percaya jika putranya tersebut dianiaya hanya seorang diri oleh MR yang kini menjadi tersangka tewasnya Aldama Putra.


Baca juga: Kasus Kematian Aldama, Menhub Nonaktifkan Direktur ATKP Makassar

Daniel Pongkala, ayah dari Alm Adama Putra mengatakan, tidak percaya  jika hanya MR sebagai Taruna tingkat dua ATKP yang menganiaya putranya tersebut. 


Daniel mengaku pihak keluarganya menaruh rasa curiga bahwa masih ada pelaku lain yang belum terungkap oleh pihak kepolisian.

 
"Saya bisa mengatakan tidak mungkin satu orang karena dari luka-lukanya, anak saya dianiaya dalam kamar. Dalam satu kamar itu ada 10 taruna senior, ke mana taruna senior yang 9 itu, masa hanya menonton? yakin saya di sini masih tutup mulut mereka masih menutupi," ujar Daniel, di kediamannya, Kompleks AURI, Maros, Minggu (10/2/2019).


Daniel juga mengungkapkan, jika harapan besarnya saat ini petugas terkait dapat melakukan pengusutan kasus tewasnya Aldama Putra secara tuntas dan secepatnya.


 “Harapan kami keluarga, silahkan diusut setuntas-tuntasnya pelaku-pelaku  yang melakukan penganiayaan terhadap anak saya, kalau bisa secepatnya dituntaskan,” ungkap Daniel.


Ditanya mengenai penonaktifan Direktur Utama ATKP Makassar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Daniel menyebut hal itu adalah ganjaran atau resiko dari sebuah jabatan meski ia tidak menghindarinya.

 
“Kita sebenarnya tidak menghindari kesitu, tapi kalau memang perintah dari atas apa daya kan," tutur Daniel yang juga Anggota TNI Angkatan Udara.


Baca juga: Kasus Kematian Taruna ATKP, Polisi Bakal Periksa Orang Tua Aldama

Diberitakan sebelumnya, Aldama Putra Pangkolan (19), meregang nyawa usai dianiaya oleh seniornya, MR di kampus ATKP Makassar Jalan Salodong, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (3/2/2019) lalu. 


Penyidik Polrestabes Makassar yang menangani kasus ini telah memeriksa 24 saksi tewasnya taruna tingkat satu ATKP Makassar tersebut. Dari pemeriksaan tersebut, penyidik hanya menetapkan tersangka tunggal.


  • Asiz

 

loading...