Skip to main content

Target Pajak Belum Capai 50 Persen, Ini Alasan Menkeu Sri Mulyani

sdggerge
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati.

 

KABAR.NEWS, Jakarta - Penerimaan dari sektor Pajak hingga Juli 2017 ternyata belum mencapai target. Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setoran pajak baru mencapai 46,8 persen atau sebesar Rp601,1 triliun dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional Perubahan (APBNP) 2017 sebesar 1.283,6 triliun 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan hingga kuartal II 2017 penerimaan pajak masih cukup rendah. Meski demikian, kata dia, yakin setoran pajak yang ditargetkan akan tercapai. Ia beralasan, setoran pajak baru akan signifikan pada quartal III atau tiga bulan sebelum penutupan tahun. 

"Itu selalu terjadi setiap tahunnya. Setoran pajak tidak selalu linier setiap triwulannya," ujarnya yang dikutip dari detikcom di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/8/2017).

Ia menambahkan dalam lima bulan terakhir ini, Ditjen Pajak akan memperketat pengawasan dalam setoran pajak agar bisa mencapai target yang ditetapkan di APBNP 2017. 

"Kita harus hati-hati, di satu sisi ekonomi terus terjaga supaya momentum pertumbuhan jalan terus, namun penerimaan pajak bisa sesuai yang ditargetkan,"pungkas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. 

Diketahui, dari total penerimaan perpajakan yang sebesar Rp 601,1 triliun berasal dari penerimaan di luar PPh migas sebesar Rp 569,4 triliun atau 45,9% dari target APBNP 2017 dengan pertumbuhan 10,3% (yoy).

Lalu, penerimaan PPh non migas sendiri sebesar Rp 336,1 triliun atau 45,3% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 8,7% (yoy). Sedangkan penerimaan PPN dan PPnBM sebesar Rp 228,7 triliun atau 48,1% dari target APBN-P tahun ini dengan pertumbuhan 13,4% (yoy).