Skip to main content

Tanamkan Spirit Gus Dur, Jaringan Gusdurian Makassar Gelar KPG 2

Fadlan Nasurung, Koordinator Jaringan Gusdurian Makassar (ist)
 

KABAR.NEWS, Makassar -  Pegiat dan pejuang pemikiran Abdul Rahman Wahid atau Gus Dur, yang tergabung dalam Jaringan Gusdurian Kota Makassar, kembali menggelar Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) Angkatan II pada 2 hingga 3 Mei 2017 di Wisma Pergerakan IKA PMII Sulawesi selatam, Jl. Landak, Kota Makassar.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen Jaringan Gusdurian untuk menanamkan spirit nilai dan perjuangan mendiang Wakil Presiden RI ke-4 itu.

"Tujuannya untuk melahirkan penggerak Jaringan Gusdurian yang komitmen terhadap nilai dan cita-cita perjuangan Gus dur," kata Koordinator Jaringan Gusdurian Makassar, Fadlan Nasurung, saat dihubungi Selasa (19/4/2017).

Fadlan menjelaskan, Gus Dur punya 9 nilai utama yang menjadi platform perjuangannya. Salah satu platform perjuangan Gus Dur adalah Kearifan Lokal. Menurut Fadlan, bagi Gus Dur, Kearifan lokal bersumber dari nilai-nilai sosial-budaya yang berpijak pada tradisi dan praktik terbaik kehidupan masyarakat setempat. Termasuk diantaranya adalah Bhineka Tunggal IKA.

"Gus Dur menggerakkan kearifan lokal dan menjadikannya sebagai sumber gagasan dan pijakan sosial, budaya, politik dalam membumikan keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan, tanpa kehilangan sikap terbuka dan progresif terhadap perkembangan peradaban," jelas Fadlan.

Adapun narasumber pada KPG Angkatan II diantaranya adalah Kiai Muda Muhammad Suyuti, M.Th.I dan Ishak Ngelijaratan. Selain itu, ada nama Dr. Kadir Ahmad serta Dr. Firdaus Muhammad dan para pegiat Gusdurian.

Panitia Pelaksana KPG Angkatan II telah membuka pendaftaran untuk kegiatan tersebut sejak 9 hingga 25 April. Untuk menjadi peserta KPG Angkatan II, para pendaftar harus terlebih dulu mengirimkan karya berupa Essai tentang pemikiran Gus Dur maupun Karikatur Gus Dur.

  • Arya Wicaksana