Skip to main content

Sumbang Dana Kampanye ke Sandiaga, Caleg Golkar di Sinjai Ditegur

nurdin halid
Ketua Dewan Perwakilan Daerah I Partai Golkar, Provinsi Sulawesi Selatan, H A M Nurdin Halid. (KABAR.NEWS/Syarif)

 

KABAR.NEWS, Sinjai - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar, Provinsi Sulawesi Selatan, H A M Nurdin Halid, akhirnya membeberkan tindakan yang ia tempuh terkait salah satu calon legislatif dari Partai Golkar di Kabupaten Sinjai, yang diduga melanggar aturan partai.

 

Hal ini diungkapkan saat menghadiri Rapat Konsolidasi dan Pemantapan Pemenangan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 Partai Golkar di Kabupaten Sinjai, Rabu (6/2/2019).

 

Nurdin Halid mengaku tidak bisa pungkiri bahwa, tidak mungkin 100 persen dari pada seluruh pergerakan caleg dijamin untuk mengikuti langkah-langkah partai dan taat asas. "Ini terlihat kecil, tetapi gelombang besar dan Insya Allah yang begini akan kita tindaki dan yang bersangkutan sudah kita berikan teguran keras," ungkapnya.

 

Diketahui, caleg partai Golkar Dapil 2 Kecamatan Sinjai Timur-Tellulimpoe, bernama Muhtar Bejo, memberikan sumbangan kepada Cawapres nomor urut 2, Sandaiaga Uno, saat melakukan safari politik di Sinjai pada Rabu (26/12/2018) lalu.

 

Kejadian itu bermula usai Sandi -- sapaan akrab -- Sandiaga Salahudin Uno, meresmikan rumah pemenangan dan memberikan sambutan. Tiba-tiba, pria bernama Muhtar Bejo naik ke panggung untuk menyerahkan sumbangan dana kampanye sebesar Rp 8 juta.

 

Menanggapi hal tersebut, Nurdin Halid mengatakan, langkah-langkah yang ia tempuh sesuai dengan aturan organisasi, dirinya telah memberikan teguran keras. Apabila mengulangi lagi, maka yang bersangkutan langsung dipecat.

 

"Yang bersangkutan sudah kita panggil melalui mekanisme aturan di partai dan dia telah meminta maaf. Dia telah menyadari akan perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," tutupnya.

 

Syarif

 

loading...