Skip to main content

Studi: Bangun Pagi Lebih Awal, Kecil Kemungkinan Terhindar Kanker Payudara

Studi: Bangun Pagi Lebih Awal, Kecil Kemungkinan Terhindar dari Kanker Payudara
Ilustrasi bangun kesiangan. (INT)

KABAR.NEWS - Durasi tidur tentu mempengaruhi kebugaran tubuh dan lebih memungkinkan terhindar dari berbagai macam penyakit. Khususnya bagi perempuan, pola tidur yang tidak ideal sedikit banyak bisa beresiko terkena kanker payudara.

Studi mengenai pengaruh durasi waktu tidur terhadap resiko terpapar kanker payudara diungkap oleh tim penelitii dari Universitas Bristol, Inggris. Mereka menganalisis data dari ratusan ribu orang untuk membuktikan premis awal penelitian ini.


Baca juga:

Hasilnya, tim peneliti menemukan bahwa orang pagi, sebutan bagi orang yang bangun lebih awal, memiliki kemungkinan 40-48 persen lebih rendah terkena kanker payudara. Ketimbang mereka yang lebih banyak beraktifitas di akhir malam, dan bangun lebih lama di pagi hari.

Selain itu, dalam penelitian yang dipresentasikan pada Konferensi Kanker NCRI di Glasgow, mengungkap dari ratusan ribu data sample, sekitar satu dari tujuh wanita di Inggris beresiko terkena penyait kanker payudara.

Meski demikian, para ahli masih akan terus meneliti relevansi porsi waktu tidur dengan resiko mengalami kanker payudara.

"Kami masih perlu mengetahui apa yang membuat orang yang lebih berisiko di sore hari daripada orang pagi ... kita perlu membongkar hubungannya lebih jauh," Dr Rebecca Richmond, dilansir dari Womens Health, Jumat (10/11/2018).

Meski penyebab utama kanker Payudara karena faktor genetik dan usia, tapi menurut pusat penelitian kanker United Kingdom dilansir dari BBC, pola tidur yang cukup baik dapat mencegah sekitar seperempat kasus kanker payudara.

Penelitian serupa telah mengungkapkan peran untuk preferensi tidur dan kesehatan mental, termasuk risiko skizofrenia. Konsultan ahli bedah payudara dan peneliti di University of Manchester, Cliona Kirwan mengapresiasi temuan. 

"Penggunaan pengacakan Mendel dalam studi ini memungkinkan para peneliti untuk memeriksa efek kausal pada kanker payudara pola tidur yang berbeda," kata Cliona Kirwan dilansir dari BBC.

"Ini adalah temuan menarik yang memberikan bukti lebih lanjut tentang bagaimana jam tubuh kita dan preferensi tidur alami kita terlibat dalam timbulnya kanker payudara," katanya.

Ilmu pengetahuan tidak pernah 100 pernah pasti, tetapi penelitian durasi tidur dan kaitannya dengan resiko kanker payudara danggap penting untuk dikembangkan dan menjadi catatan bagi perempuan.



loading...