Skip to main content

Saksi Belum Siap, Sidang Kasus Korupsi Buloa Ditunda Sepekan

sidang buloa
Suasana sidang kasus Buloa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. (KABAR.NEWS/Arul Ramadhan)


KABAR.NEWS, Makassar - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan negara di Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, terpaksa harus ditunda hingga sepakan.

 

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengugkapkan, ditundanya sidang yang mestinya berlangsung, Kamis, 12 Oktober 2017 hari ini dikarenakan saksi yang akan dihadirkan dalam sidang untuk diambil keterangannya, masih belum siap.

"Saksinya satu orang tapi sementara belum siap, jadi nanti dilanjut pekan depan," ujar JPU Asmi, saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Belum ada kejelasan, siapa yang direncanakan menjadi saksi dalam sidang lanjutan, Senin (16/10/2017) pekan depan. Hanya saja, kata dia, saksi yang dihadirkan nantinya akan sangat penting diambil keterangannya terkait kasus yang merugikan negara ini.

 

Sebelumnya, dalam sidang pada, Senin (9/10/2017) lalu, JPU mengagendakan pemanggilan terhadap mantan Lurah Buloa, Iraman. JPU, Irma Ariani di Pengadilan Tipikor mengatakan, Iraman dan satu orang saksi tambahan lainnya akan memberikan keterangan dalam kasus ini.  "Mantan Lurah Buloa Iraman dengan satu lagi saksi tambahan," ujar Irma Ariani.

 

Iraman diketahui menjabat sebagai Lurah di Buloa, pasca pergantian Lurah sebelumnya, Ambo Tuo. Dalam pemanggilan oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) beberapa pekan lalu, Iraman sempat memberikan ketarangan bahwa, lahan dalam perkara a quo kasus tersebut jelas dikuasai oleh Jentang.

 
  • Arul Ramadhan