Skip to main content

Sabu yang Diedarkan Pecatan Polisi di Gowa Dikendalikan Narapidana

Pengedar
Pelaku pengedar narkoba saat diekspose di halaman Mapolres Gowa. (Kabar.News/Reza).

KABAR.NEWS, GOWA - Dua pengedar narkoba ditangkap polisi di salah satu rumah di Dusun Sari Tenne, Desa Bili-Bili, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Kamis (9/1/2020) lalu.


Salah satu pelaku yakni pria berinisia LK, mantan anggota Polri yang pernah bertugas Polda Sulawesi Utara (Sultra) dan mendapatkan hukuman desertir atau dipecat karena kasus poligami pada 2017 lalu.


Dari hasil penangkapan itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 13 shacet yang berisikan sabu siap edar, 2 shacet kosong bekas sabu,1 buah alat hisap sabu lengkap, 3 tiga buah korek api, 1 satu buah sendok plastik.


Dari pengakuan salah satu tersangka, Aris, barang haram itu didapatkannya dari seorang bandar yang saat ini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Makassar.


BACA JUGA:


Di hadapan polisi, Aris menceritakan bahwa narkotika jenis sabu yang didapatkanya berasal dari seorang narapidana. Ia memesan sabu tersebut melalui via telepon dan diarahkan untuk bertemu dengan seseorang.


"Saya komunikasi lewat telfon sama orang di rutan itu, terus diarahkan saya menemui seseorang di Kota Makassar. Saya kasi (uang) langsung dia kasi barangnya (sabu). Baru satu kali ini saya ambil dari orang di Rutan itu. Di Rutan Gunung Sari," aku Aris.


Sementara, Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan mengatakan, perantara atau kurir serta bandar sabu itu pun masih dalam penyelidikan pihaknya.


"AS mendapatkan sabu oleh seorang perantara dari seorang bandar yang ditahan di Rutan Makassar kemudian pelaku transaksi di daerah Makassar," ucap Tambunan.


"Kita masih akan kembangkan sudah berapa lama pelaku ini bekerjasama dengan tahanan yang ada di rutan tersebut, waktu dekat ini kita akan lakukan penyelidikan untuk ungkap siapa otaknya atau pemilik sabu tersebut," tutupnya.


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

loading...