Skip to main content

Sabu Jadi Tawas, Kasat Narkoba Polres Sidrap Diperiksa Propam Polda Sulsel

Sabu Jadi Tawas, Kasat Narkoba Polres Sidrap Diperiksa Propam Polda Sulsel
Reserse Polres Sidrap saat mengekspose sabu-sabu seberat 7 kilogram yang berubah menjadi batu tawas beberapa waktu lalu. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi beserta anggotanya diperiksa oleh Propam Polda Sulsel, terkait 7 kilogram narkoba jenis sabu yang berubah menjadi serbuk batu tawas.


Baca juga: Unjuk Rasa Ricuh, Tangan Kanit Sabhara Polsek Panakkukang Terbakar

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan kasus tujuh kilogram sabu berubah menjadi batu tawas di Polres Sidrap, langsung ditindaklanjuti oleh Propam Polda Sulsel. 


"Saat ini apa yang dilakukan kasat narkoba Sidrap itu sudah ditindaklanjuti oleh Polda yaitu kasat narkoba sudah dipanggil provost kemarin untuk diperiksa beserta anggota lain yang melakukan ekspose kemarin seperti itu," kata Hermawan, saat ditemui di Mapolda Sulsel, Kamis (14/3/2019) sore.


Hermawan membeberkan bahwa kasus ini juga menjadi perhatian Bareskrim Mabes Polri. Hermawan diperintahkan agar Kasat Narkoba Polres Sidrap diberikan teguran dan juga memberikan arahan ke jajaran sebagai pembina fungsi teknis agar tindakan seperti yang terjadi di wilayah hukumnya tidak terulang kembali.


Artinya, lanjut dia, jika menemukan barang temuan bentuknya seperti narkoba, wajib terlebih dahulu diteliti atau diperiksa di laboratorium sebelum di ekspos untuk memastikan bahwa barang itu narkotika atau bukan. 


"Mabes hanya memberikan petunjuk bahwa kasat narkoba Sidrap diberikan teguran dan saya sudah buatkan surat melalui telegram untuk menegur langsung kasat narkoba," tegasnya.


Sebelumnya, Satuan reserse narkoba Polres Sidrap dengan bangganya memamerkan 7 kilogram serbuk putih yang disangka narkoba jenis sabu. Alih-alih bangga dengan tangkapan besarnya itu, Laboratorium Forensik Polda Sulsel malah memastikan tujuh bungkusan itu hanya serbuk batu tawas. 

Dalam kasus ini, Polres menyebutkan berhasil meringkus empat orang tersangka. Mereka ditangkap di dua lokasi yang berbeda yaitu di Nunukan dan di Kampung Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. 


"Keempatnya merupakan warga Kabupaten Bone. Untuk terduga pelaku belum bisa diekspose. Sebab ini masih dilidik bersama petugas Polres Nunukan," beber Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi, beberapa waktu lalu.


Baca juga: Polda Pastikan Video Emak-emak Kampanye Hitam Bukan di Sulsel

Sekadar diketahui, fenomena aneh sabu yang tiba-tiba saja berubah di Polres Sidrap ini, bukan kali ini saja terjadi. Peristiwa pertama terjadi di Januari 2018 lalu, narkoba jenis sabu juga tiba-tiba berubah menjadi garam.


Kala itu, Polres Sidrap juga berhasil mengungkap sabu dalam jumlah banyak yang ditaksir 1 kilogram. Parahnya lagi, narkoba itu diamankan ditangan oknum polisi yang bertugas di Polres Bone berpangkat brigadir inisial SF, serta barang bukti timbangan elektrik dan beberapa sachet kosong di mobilnya yang digunakan


  • Lodi Aprianto

 

loading...