Skip to main content

Robert Rene Alberts Mengaku Punya Bukti Dugaan Pengaturan Skor

Robert Rene Alberts Punya Bukti Dugaan Pengaturan Skor
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts saat memberi instruksi kepada pemainnya pada laga kontra Bali United, di Stadion Andi Mattalatta. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Jakarta - Match fixing atau pengaturan skor dalam pertandingan sepakbola ramai dibahas oleh masyarakat Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts pun angkat bicara mengenai isu ini. 



Pelatih yang sukses membawa Arema FC menjadi juara Liga Indonesia musim 2009-2010, mengaku pernah ditawari untuk mengatur sebuah pertandingan. Bahkan Ia punya bukti mengenai pengaturan skor.


Hal tersebut dikatakan Robert saat menjawab pertanyaan wartawan usai pertandingan Bhayangkara vs PSM Makassar yang berakhir imbang tanpa gol. Robert mengajak awak media untuk mengungkap isu seputar mafia sepakbola dan pengaturan skor. 


"Mengenai pengaturan skor, itu pekerjaan Anda (wartawan) mulailah menvestigasi. Saya pernah diajak mengenai ini di Malaysia dan Singapur," ujar Robert, di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (3/12/2018).




Mendengar jawaban Robert, sontak wartawan yang mengisi ruang konferensi pers Stadion PTIK sedikit tertawa. Eks juru taktik Sarawak FA itu melanjutkan, bahwa apa yang Ia alami di Malaysia dan Singapura berbeda dengan di Indonesia. 

 

"Tapi berbeda dengan di Indonesia ada beberapa orang yang terlibat. Dan kalau saya adalah jurnalis hebat, ini adalah judul yang bagus dan membuat koran Anda akan dibaca banyak orang," kata Robert.


"Kalau perlu bukti, saya punya bukti tapi saya tidak bisa memberikannya kepada mu," pungkas Robert Rene Alberts.


Isu pengaturan skor di Liga Indonesia mencuat tatkala eks runner pengaturan skor Bambang Suryo, blak-blakan di acara talk show Mata Najwa. 



Bambang menyebut nama salah satu pengelola PS Mojekorto Putra, Vigit Waluyo sebagai orang yang diduga kerap melakukan pengaturan skor.

 

loading...