Skip to main content

Ratusan Pramuka Se-Sulsebar Ikut Active 2018 Pramuka UIN Alauddin Makassar

PRAMUKA 2018
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Prof. Hj. Sitti Aisyah, Ph.D. saat membuka kegiatan Almaida Cretivity Event (Active) 2018 di Bumi Perkemahan Cadika Limbung Kabupaten Gowa. (IST)

KABAR.NEWS, Gowa - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menggelar Almaida Cretivity Event (Active) 2018 di Bumi Perkemahan Cadika Limbung Kabupaten Gowa, Kamis, (11-14/10/2018).

Kegiatan yang mempertemukan Pramuka Penegak Penggalang se Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tetsebut dibuka langsung olel Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Prof. Hj. Sitti Aisyah, Ph.D.

Dalam sambutannya, Prof. Sitti Aisyah yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Harian (Kamabihari) Pramuka UIN Alauddin Makassar menekankan kepada seluruh peserta untuk menanamkan prinsip-prinsip kegiatan yaitu ayo beraksi, berakhlak mulia, kreatif, sportif, dan inovatif.

Prof. Sitti Aisyah berharap seluruh peserta pramuka penggalang dan penegak dalam mengikuti lomba untuk tetap sportif, kreatif, inovatif dan yang tak kalah penting tetap mengedepankan akhlak mulia.

"Sangat disayangkan jikalau saya sendiri tidak bisa menghadiri kegiatan besar ini, maka dari itu saya berharap bahwa kegiatan ini mampu menjadi ajang kreatifitas bagi Pramuka SMP dan SMA" katanya.

Sementara itu, dalam laporannya ketua panitia atau ketua reka kerja Active 2018, Arif Hidayatullah Amsah menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diikuti 384 peserta pramuka SMP dan SMA se Sulselbar.

"Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 384 yang terdiri dari Pramuka Penegak sebanyak 192 dan Pramuka Penggalang sebanyak 192 peserta dari 12 sekolah SMA dan SMP se Sulawesi Selatan dan Barat," katanya.

Arif juga menjelaskan bahwa kegiatan yang mengambil tema "Mengaplikasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari" tersebut dimaksudkan untuk membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

"Jadi dengan kegiatan kepramukaan diharapkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang terdapat pada diri generasi muda kekinian kita dapat rubah," lanjutnya.

Selain itu, Arif juga menyebutkan bahwa selain ajang lomba, Active 2018 juga untuk menambah pengetahuan dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya nusantara.

"Ada juga lomba yang menarik, yaitu pionering nusantara. Para peserta akan berlomba membuat bangunan khas nusantara menggunakan tongkat dengan ikatan. Ini untuk menanamkan kecintaan terhadap kebudayaan yang kita miliki kepada peserta lomba," tandasnya.

  • Defri Ferdiansyah
  •