Skip to main content

Putri Nurdin Abdullah Adopsi Bahasa Jepang Untuk Pelajar Bantaeng

Putri Nurdin kedua dari kiri mengenakan kemeja hitam. (KABAR.NEWS/Erwin Mappiare)

KABAR.NEWS,  Bantaeng - Sejak dibuka kampung Jepang dua pekan lalu, kini mendapat sambutan positif dari warga Bantaeng, Sulawesi Selatan. Terlebih Putri Fatimah Nurdin Abdullah (anak pertama Bupati Bantaeng) yang kerap disapa Putri.

Putri pun merasa terpanggil untuk memberi ilmu atau mengadopsi ilmu bahasa Jepang dihadapan puluhan siswa yang dipusatkan di Pantai Seruni, Senin (11/09/2017).

Kampung Jepang mengusung konsep lebih terbuka dalam proses belajar mengajar. Mirip sekolah alam, pengajar membuka kelas di ruang terbuka dengan menempati fasilitas publik seperti gazebo, taman dan beberapa fasilitas di area tersebut. 

Dibuka tiap hari mulai pukul 15:00 sampai 17:30 Wita, sebagai pendiri Kampung Jepang adalah Mahyuddin menamainya "Bantaeng Ken ". 

“Di sini antusias warga untuk belajar bahasa Jepang mulai terasa menyesuaikan kebutuhan," ujarnya, Selasa (12/9/2017).

Dikatakan, Bantaeng merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang kerap dikunjungi warga negara Jepang. Sehingga sangat wajar jika warga Butta Toa mengetahui bahasa negeri Sakura ini.

Sementara itu Ketua Bantaeng Ken Andi Baso Jayalangkara mengaku kalau Kampung Jepang di daerahnya yang kali pertama di Indonesia. 

"Siapa saja yang berminat boleh datang belajar bahasa Jepang dan bergabung dengan Bantaeng Ken entah daeng becak, organisasi (LSM), wartawan, pegawai, pelajar maupun IRT," cetusnya. 

Kehadiran Kampung Jepang ini diharapkan agar siswanya bisa menguasai Bahasa Jepang dan Budaya Jepang.

"Nilai plusnya setiap siswa atau peserta yang belajar bahasa Jepang di Kampung Jepang Bantaeng ini akan mendapatkan sertifikat langsung dari Konsulat Jepang. Dan lebih menarik lagi untuk pelajar SMA, saat tamat nantinya akan diupayakan mendapat beasiswa." tambah Andi Baso Jayalangkara.

Ketua Ken juga menjelaskan bahwa Putri Nurdin dengan inisiatif sendiri menawarkan untuk jadi pengajar. Terlebih bahwa anak dari Prof Nurdin Abdullah, adalah alumni Jepang.

  • Erwin Mappiara