Skip to main content

Polisi Tetapkan Sopir Bus HS Transport Jadi Tersangka Tabrakan Maut

tabrakan maut
Ilustrasi Tabrakan Beruntung (int)

 
KABAR.NEWS, Bogor - Tabrakan maut yang terjadi di Jalan Raya Puncak,  terpatnya di tanjakan Selarong  sore tadi mengakibatkan 4 orang tewas dan 11 luka-luka, menetapkan Sopir bus HS Transport sebagai tersangka dalam kasus tabrakan beruntung.

Tersangka Bambang Hernowo (51) saat ini telah di tahan pihak kepolisian yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia 6 orang luka-luka dan 12 kendaraan rusak parah.

"Sudah kita tetapkan tersangka. Dia dibawa ke Subnit Laka Ciawi," ujar Kanit Laka Polres Bogor Iptu Asep Saepudin lansir detikcom, Minggu (23/4/2017) dini hari

Tabrakan beruntung terjadi saat kondisi arus lalu lintas sedang berlaku satu arah menuju Jakarta dan diakibatkan blongnya rem bus HS Transport.

Berikut data 4 korban meninggal akibat kecelakaan beruntung di Puncak:

1. Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun)
Alamat: Jl Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumsel

2. Zaenuddin (40 tahun)
Alamat: Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat

3. Dadang (45 tahun), Kepala Desa Citeko
Alamat: Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

4. Diana Simatupang (24 tahun), karyawan swasta
Alamat: Griya Cisauk Serpong RI 01/08, Blok AB No. 1 Kel. Suradita Kecamatan Cisauk, Tangerang

Berikut data korban luka berat:

1. Penumpang sepeda motor Vixion

2. Aris Ris Beni (16), pelajar.
Alamat: Tangerang.

3. Saiful Bahri (33), karyawan swasta.
Alamat: Jalan Menteng Atas Selatan 2, Jakarta Selatan.

Berikut data korban luka ringan:

1. Hasanudin (21)
Alamat: Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kelurahan Gebang Raya, Priuk, Kota Tangerang.

2. Tommy Gunawan (36), karyawan swasta.
Alamat: Sindang Sari RT 03/02, Tanah Baru, Kota Bogor.

3. Darus Zaelani (40), sopir.
Alamat: Cibeureum RT 02/01, Cisarua