Skip to main content

Polemik Pansus Hak Angket KPK, ICW : Pengawasan Lewat RDP Lebih dari Cukup

aa
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun.(Kompas.com)

KABAR.NEWS, Jakarta - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun, mengatakan pengawasan KPK tidak perlu melalui pansus hak angket KPK. Pasalnya, hal tersebut menuai polemik berkepanjangan.

"Yang saya lihat dalam konteks rapat dengar pendapat kan hampir semuanya dijawab. Artinya dalam pandangan saya, upaya RDP sudah cukup mengcover pertanyaan," kata Tama seperti dilansir Detik.com.

Meski demikian, Tama masih menghargai kerja Pansus saat ini. Namun, menurutnya, pengawasan KPK cukup dalam forum Komisi III. "Ini bukan menegasikan apa yang dilakukan DPR," tutur Tama.

"Pansus menurut saya kan banyak polemik. Pada prinsipnya fungsi pengawasan lewat RDP lebih dari cukup," imbuh Tama.